Breaking News:

Stabilkan Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia dan Citilink Bakal Tambah Armada Penerbangan

Garuda Indonesia dan Citilink bakal menambah armada penerbangan dalam upaya untuk menekan harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

Editor: Sinta Agustina
Flickr/Gilang Fadhli
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. Garuda Indonesia dan Citilink bakal menambah armada penerbangan dalam upaya untuk menekan harga tiket pesawat yang melambung tinggi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink bakal menambah armada penerbangan.

Hal ini disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir dalam upaya untuk menekan harga tiket pesawat yang melambung tinggi.

Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews di Jakarta, Senin (30/9/2019). Wawancara tersebut seputar aktivitas Erick Thohir saat ini dan juga isu dirinya yang dicalonkan menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua.
Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews di Jakarta, Senin (30/9/2019). Wawancara tersebut seputar aktivitas Erick Thohir saat ini dan juga isu dirinya yang dicalonkan menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua. (Tribunnews/Herudin)

Menurutnya, keputusan ini merupakan tindak lajut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menekan harga tiket pesawat.

"Satu, mengenai Garuda, bahwa sesuai dengan instruksi presiden bagaimana kita bisa terus menekan harga tiket untuk lebih murah," kata Erick Thohir di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Viral Video Pesawat Terlihat Terjebak saat Terbang di Langit, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Nantinya Garuda Indonesia dan Cilink akan menambah jumlah pesawat dari 61 menjadi 120 armada sampai akhir tahun 2022 mendatang.

Dengan banyaknya armada diharapkan harga tiket pesawat dapat ditekan.

LIHAT JUGA:

"Nah keseimbangan ini yang kita harapkan juga bisa memperbaiki tiket harga nasional," kata Erick.

Penambahan armada tersebut kata Erick tidak terlepas dari restrukturisasi PT Garuda Indonesia melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Dengan PKPU tersebut menurutnya perusahaan Garuda lebih sehat.

Baca juga: Kekurangan Awak Pesawat, Maskapai Tunda Penerbangan hingga Bikin Penumpang Pulang Pakai Mobil

Setelah putusan PKPU pemerintah menyuntikkan PMN untuk Garuda sebesar Rp 7,5 triliun yang dananya sebagian digunakan untuk menambah armada.

Erick Thohir menjamin harga sewa pesawat untuk Garuda dan Citilink sesuai dengan harga pasar, tidak seperti harga sebelumnya yang terindikasi korupsi.

Maskapai Citilink
Maskapai Citilink (Gambar oleh Ibrahim Ismail dari Pixabay)

"Kita pastikan pesawat-pesawat yang baru ini harga sewanya sesuai dengan harga pasar tidak harga yang seperti sebelumnya yang terindikasi bahkan sudah ada istilah tersangka untuk kasus korupsi untuk di Garuda," kata Erick.

Sebelumnya, Erick Thohir dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan koordinasi terkait upaya pemerintah menstabilkan harga tiket pesawat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved