Breaking News:

Wisatawan Tetap Bisa Lihat Komodo di Pulau Rinca, Sandiaga: Harga Tiketnya Sama

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa wisatawan masih bisa menikmati aktivitas melihat komodo di Pulau Rinca dengan harga tiket sama.

Dok. Kemenparekraf
Sandiaga Uno mengatakan bahwa wisatawan masih bisa menikmati aktivitas melihat komodo di Pulau Rinca dengan harga tiket sama atau tidak mengalami kenaikan. Hal itu diungkapkannya saat Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin, (25/7/2022). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Rencana kenaikan harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo masih menjadi polemik.

Seperti diketahui, tiket masuk ke Taman Nasional Komodo rencananya naik sebesar Rp 3,75 juta.

Sandiaga Uno mengatakan bahwa wisatawan masih bisa menikmati aktivitas melihat komodo di Pulau Rinca dengan harga tiket sama atau tidak mengalami kenaikan. Hal itu diungkapkannya saat Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin, (25/7/2022).
Sandiaga Uno mengatakan bahwa wisatawan masih bisa menikmati aktivitas melihat komodo di Pulau Rinca dengan harga tiket sama atau tidak mengalami kenaikan. Hal itu diungkapkannya saat Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin, (25/7/2022). (Dok. Kemenparekraf)

Kenaikan tiket masuk ke Taman Nasional Komodo tersebut berlaku di pulau yang ditetapkan sebagai wilayah konservasi, yakni Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Menangggapi hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa wisatawan masih bisa menikmati aktivitas melihat komodo di Pulau Rinca.

Baca juga: Sandiaga Uno Ikuti Torch Relay ASEAN Para Games 2022 di Kota Solo

Melansir siaran pers Kemenparekraf, Selasa (26/7/2022), Pulau Rinca tidak termasuk wilayah konservasi sehingga tarif masuknya tidak mengalami kenaikan.

Pulau Rinca juga merupakan habitat endemik komodo dan telah dilakukan penataan fasilitas.

Dengan demikian, wisatawan nantinya akan lebih nyaman saat berkunjung.

"Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, bahwa di Pulau Rinca komodonya sama, mukanya sama, badannya sama, dan besarnya juga sama," kata Sandiaga saat Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin, (25/7/2022).

"Namun kalau memang wisatawan ingin berkunjung ke Pulau Komodo atau Pulau Padar yang mukanya juga sama, tampangnya sama dan setting-nya juga sama maka akan diminta berkontribusi untuk konservasi," imbuhnya.

Sandiaga menjelaskan bahwa konservasi ini penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan populasi komodo di Taman Nasional Komodo.

Baca juga: Tinjau Pulau Rinca, Sandiaga Uno Ceritakan Keseruan Naik Kapal Phinisi di Perairan TN Komodo

Lebih lanjut, Menparekraf mengungkapkan bahwa Taman Nasional Komodo memiliki 142 pulau, dan satwa komodo tersebar di beberapa pulau di Taman Nasional Komodo serta di pesisir Pulau Flores.

Selain Taman Nasional Komodo, masih ada banyak destinasi lain di Labuan Bajo yang bisa menjadi andalan untuk dikunjungi wisatawan.

"Banyak destinasi lain yang bisa dikunjungi di Labuan Bajo yang menjadi andalan pantai yang sering sekarang dijadikan tempat untuk berfoto, kawasan Waterfront Kampung Ujung, Marina Labuan Bajo, Goa Batu Cermin, Pantai Waecicu, Goa Rangko, dan beberapa destinasi lainnya," ucap Sandiaga.

Berbagai destinasi ini sudah dikenal hingga ke mancanegara dan berbagai spot di Kawasan Taman Nasional Komodo, yang telah populer karena keindahan alamnya, airnya yang jernih, pasirnya yang lembut, sehingga cocok menjadi tujuan wisata keluarga.

Satwa langka komodo, dengan habitat di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur.
Satwa langka komodo, dengan habitat di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur. (dok Kemenparekraf)
Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved