Breaking News:

Arab Saudi Curigai Ada Pelanggaran, Kontrol Ketat Koper dan Tas Jemaah di Bandara Madinah

Pemerintah Arab Saudi mencurigai adanya pelanggaran terkait jumlah batasan bawaan, sehingga mengontrol ketat koper dan tas jemaah di Bandara Madinah.

Editor: Sinta Agustina
Pixabay/Ivabalk
Ilustrasi koper di bandara 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Arab Saudi mencurigai adanya pelanggaran terkait jumlah batasan bawaan.

Salah satunya jemaah haji Indonesia yang membawa rokok dan jamu dengan jumlah sangat besar.

Hal ini membuat Pemerintah Arab Saudi mengontrol ketat koper dan tas jemaah di Bandara Amir Muhamad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi.

Kepala Seksi Linjam Daker Bandara Madinah Maskat mengatakan, ada beberapa bagasi milik jemaah yang terpaksa dilakukan pembongkaran.

"Kalau terbukti ada, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Namun pelaksanaan pembongkaran selalu disaksikan petugas Linjam,” ujar Maskat melalui keterangan tertulis, Minggu (19/6/2022).

Sampai saat ini, lanjut Maskat, tidak sampai ada barang yang tertahan.

Baca juga: Arab Saudi Longgarkan Mandat Masker saat Jemaah Haji Luar Negeri Pertama Tiba

"Semuanya setelah diperiksa dan diberi penjelasan barang itu bisa diteruskan untuk dikembalikan ke jemaah," sambungnya.

Otoritas Bandara Amir Muhamad bin Abdul Aziz mengecek koper maupun tas jemaah dengan bantuan pemeriksaan sinar x (x ray).

Jemaah bersiap untuk melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (26/7/2019). Jemaah tetap memenuhi Masjidil Haram meski cuaca di Makkah sedang pada puncak panas dengan suhu mencapai 48 derajat celsius.
Jemaah bersiap untuk melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (26/7/2019). Jemaah tetap memenuhi Masjidil Haram meski cuaca di Makkah sedang pada puncak panas dengan suhu mencapai 48 derajat celsius. (TRIBUNNEWS/HUSEIN SANUSI)

Jika kemudian ada barang yang dicurigai, maka petugas akan melakukan pembongkaran.

Meski demikian, pembongkaran koper atau tas untuk memeriksa lebih detail isi bawaan ini tidak dilakukan sembarangan.

Baca juga: 5 Tempat di Mana Pesawat Komersial Tidak Bisa Melintas, Termasuk Mekkah di Arab Saudi

Baca juga: Arab Saudi Larang Warganya Bepergian ke Indonesia, Kemenlu Beri Tanggapan

Petugas bagian bea dan cukai akan lebih dahulu berkoordinasi dengan Tim Perlindungan Jemaah (Linjam) Daerah Kerja Bandara Madinah untuk pemeriksaan tersebut.

Maskat menjelaskan, Otoritas Bandara Madinah juga memiliki standard operating procedure (SOP) yang sangat rapi terkait pemindahan bagasi jemaah haji dari pesawat hingga ke hotel.

Tahapannya adalah barang diturunkan dari pesawat, kemudian pengecekaan bea cukai.

Selanjutnya barang keluar lewat conveyor, dikumpulkan di troli, lalu masuk ke bus.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved