Breaking News:

Visa Dibatasi, Jemaah Umrah Hanya Diperbolehkan Tinggal di Arab Saudi Maksimal 30 Hari

Aturan terbaru, jemaah umrah kini hanya diperbolehkan berada di Arab Saudi selama maksimal 30 hari.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
FAYEZ NURELDINE/AFP
Jemaah umrah mengelilingi Kabah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi pada 17 Juli 2021. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jemaah umrah kini hanya diperbolehkan berada di Arab Saudi selama maksimal 30 hari.

Melansir Gulf News, pihak berwenang Saudi mengesampingkan perpanjangan visa umrah yang dikeluarkan untuk Muslim dari luar negeri yang tiba untuk melakukan ziarah yang lebih singkat.

Dengan aturan baru ini, visa umrah berlaku untuk tinggal 30 hari di Arab Saudi.

"Jemaah haji yang datang dari luar negeri diperbolehkan tinggal di dalam negeri selama 30 hari dan harus memenuhi persyaratan tertentu," kata Kementerian Haji dan Umrah.

Baca juga: Ketentuan Baru, Arab Saudi Tak Wajibkan Booster Bagi Pengguna Dua Jenis Vaksin Ini

Baca juga: Jemaah Indonesia Boleh Ibadah Umrah Meski Tercatat Kasus Covid-19 Omicron Pertama di Arab Saudi

Jemaah luar negeri harus mendaftarkan vaksinasi mereka terhadap COVID-19 secara online melalui aplikasi Qoddum sebelum tiba di kerajaan.

Setelah tiba di Arab Saudi, jemaah juga wajib melakukan pendaftaran melalui aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna.

Kondisi Kabah setelah visa Umrah ditangguhkan
Kondisi Kabah setelah visa Umrah ditangguhkan (ABDEL GHANI BASHIR/AFP)

Setelah memperbarui status kesehatan di Tawakkalna, jemaah umrah diizinkan untuk memesan izin melalui kedua aplikasi untuk melakukan ritual umrah di Masjidil Haram di Mekkah dan kunjungan ke Masjid Nabawi di Madinah.

Pada pertengahan Januari, Arab Saudi membatasi pengulangan umrah bagi jemaah asing, dilaporkan arynews.tv.

Baca juga: Puluhan Unta Didiskualifikasi dari Kontes Kecantikan di Arab Saudi Karena Pakai Botox

Arab Saudi hanya mengizinkan jemaah untuk melakukan ibadah umrah sebanyak tiga kali selama masa tinggal 30 hari.

Keputusan ini diambil di tengah kekhawatiran atas meningkatnya kasus COVID-19.

Pada Oktober 2020, Arab Saudi memulai kembali umrah setelah sekitar tujuh bulan ditangguhkan karena pandemi global.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Jemaah yang Disuntik 2 Dosis Vaksin yang Disetujui Arab Saudi Kini Tak Perlu Jalani Karantina

Baca juga: Arab Saudi Terima Kunjungan Calon Jemaah yang Disuntik dengan Vaksin Sputnik

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved