Breaking News:

Cegah Penyebaran Varian Virus Omicron, Beberapa Negara Perketat Perbatasan dan Perbarui Aturan Masuk

Mutasi baru, yang berpotensi lebih menular, pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan sejak itu terdeteksi di sejumlah negara.

Flickr/ Marco Verch Professional Photographer
Ilustrasi pengujian Covid-19 

TRIBUNTRAVEL.COM - Peningkatan penyebaran varian baru Covid-19 yang diidentifikasi sebagai Omicron , memicu perubahan di sejumlah negara.

Mutasi baru, yang berpotensi lebih menular, pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan sejak itu terdeteksi di Australia, Inggris, Jerman, Israel, Italia, Republik Ceko, dan Hong Kong.

Akibatnya beberapa negara mulai memperketat perbatasan.

Israel melarang semua orang asing memasuki negara itu sebagai tanggapan atas ketakutan Omicron, pihak berwenang mengumumkan Sabtu.

Larangan itu, sambil menunggu persetujuan pemerintah, diperkirakan akan berlangsung selama dua minggu.

Baca juga: India Memperketat Syarat Perjalanan dan Masuknya Turis Asing Akibat Munculnya Varian Baru Covid-19

Tes antigen Covid-19
Tes antigen Covid-19 (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Baca juga: Singapura Akan Membatasi Perjalanan dari 7 Negara Afrika Akibat Munculnya Varian Baru Virus Covid-19

Warga Israel yang kembali dari negara dalam daftar merah, yang mencakup negara-negara di Afrika selatan, akan diminta untuk melakukan karantina selama tujuh hari di hotel yang ditunjuk.

Dilansir dari CNN, ada tujuh kasus dugaan varian Omicron di Israel, selain satu kasus yang dikonfirmasi ditemukan pada seseorang yang kembali dari Malawi, kata Kementerian Kesehatannya.

Dua kasus Omicron telah terdeteksi di Australia setelah pelancong dari Afrika selatan tiba di Sydney, kata Kementerian Kesehatan New South Wales, Minggu.

Kedua pelancong itu diisolasi bersama 12 penumpang lainnya yang berasal dari Afrika selatan, kata kementerian itu.

Kedua orang yang terdeteksi Omicron, ternyata telah divaksinasi lengkap dan tidak menunjukkan gejala, tambahnya.

Australia telah melarang masuknya pelancong yang telah melakukan perjalanan ke sembilan negara Afrika selatan dalam 14 hari terakhir, termasuk Afrika Selatan, Lesotho, Botswana, dan Zimbabwe.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved