Breaking News:

Begini Tanggapan Batik Air Tentang Insiden Penerbangan Rute Jakarta-Padang

Maskapai yang termasuk dalam member Lion Air Group diketahui mengalami kendala usai lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Nurul Intaniar
Instagram.com/@batikair
Pesawat Batik Air tampak dari jendela kabin 

TRIBUNTRAVEL.COM - Baru-baru ini insiden penerbangan terjadi pada maskapai Batik Air tujuan penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta menuju Bandara Internasional Minangkabau Padang.

Maskapai yang termasuk dalam member Lion Air Group diketahui mengalami kendala usai lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Maskapai Batik Air dalam penerbangan ID-6818 rute Jakarta ke Padang dioperasikan menggunakan Airbus 320-200 registrasi PK-LAZ dengan mengangkut 146 penumpang serta 2 awak kokpit dan 4 awak kabin.

Pesawat tersebut dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta pukul 16.05 WIB dan diprakirakan tiba di Bandara Internasional Minangkabau Padang pukul 17.35 WIB.

Baca juga: Mantan Pramugari Ungkap 2 Kebiasaan Penumpang Pesawat yang Paling Dibenci

Ilustrasi maskapai penerbangan Batik Air
Ilustrasi maskapai penerbangan Batik Air (Flickr/ aceebee)

Akan tetapi usai lepas landas, pesawat tersebut dikabarkan balik kanan dan mendarat kembali ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menuturkan bahwa maskapai tersebut telah dijalankan dan dioperasikan menurut standar operasional prosedur (SOP).

"Batik Air senantiasa patuh menjalankan operasional dan layanan penerbangan berdasarkan ketentuan atau peraturan yang berlaku dengan tetap memperhatikan faktor-faktor yang memenuhi aspek keselamatan keamanan serta sebagaimana pedoman protokol kesehatan," ujar Danang melalui siaran pers yang dikirim pada TribunTravel, Sabtu (27/11/2021).

"Sesuai SOP, Batik Air telah menjalankan pengecekan pesawat sebelum keberangkatan (pre flight check) oleh awak kokpit (pilot) dan teknisi," sambungnya.

"Hasil pengecekan pada pesawat, bahwa dinyatakan layak terbang dan beroperasi (airworthiness for flight)."

Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan ID-6818, pilot memutuskan untuk untuk melakukan pendaratan kembali ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta dikarenakan ada indikator pada kokpit yang menunjukkan salah satu sistem hidrolik perlu dilakukan pengecekan atau pemeriksaan ulang.

Baca juga: 73 Pesawat Mangkrak di Bandara Dilelang, Boeing 707 Dijual Murah

Baca juga: Tiket Pesawat Murah Jakarta-Jogja dari Lion Air dan Super Air Jet, Cocok untuk Liburan Nataru 2022

Maskapai tersebut berhasil mendarat dengan selamat sesuai prosedur pendaratan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved