Breaking News:

73 Pesawat Mangkrak di Bandara Dilelang, Boeing 707 Dijual Murah

Puluhan pesawat yang terbengkalai dan sudah lama tak digubris sang pemilik di bandara Kenya akan dilelang dengan harga murah.

anncapictures /Pixabay
Ilustrasi pesawat di bandara. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pada sejumlah bandara, tak jarang terdapat pesawat terbengkalai yang sudah lama dibiarkan terparkir begitu saja.

Ketika jumlah pesawat mangkrak di berbagai bandara terhitung banyak, rupanya bisa menjadi permasalahan tersendiri.

Pesawat yang mangkrak ini menghabiskan cukup banyak tempat di bandara.

Ilustrasi kait sayap pesawat
Ilustrasi kait sayap pesawat (Pixabay/ @torstengrieger)

Banyaknya pesawat mangkrak yang dibiarkan memenuhi bandara ini tengah terjadi di Kenya.

Dilansir TribunTravel melalui laman Stuff.co.nz, Jumat (26/11/2021), Kenya Airports Authority (KAA) atau Otoritas Bandara Kenya akhirnya memutuskan untuk melelang puluhan pesawat mangkrak tersebut.

Baca juga: Rolls-Royce Kembangkan Pesawat Listrik, Diklaim Sebagai yang Tercepat di Dunia

Otoritas Bandara Kenya (KAA) dikabarkan melelang puluhan pesawat mangkrak itu pada 17-22 November 2021.

Jenis-jenis pesawat yang dilelang cukup beragam.

Beberapa di antaranya adalah Boeing 707-300, 737-200, Lockheed Hercules L-100-30, Antonov An-24 dan belasan pesawat yang ukurannya lebih kecil.

Ilustrasi pesawat Antonov An-26 Turboprop
Ilustrasi pesawat Antonov An-26 Turboprop (Flickr/ Sergey Vladimirov)

Menariknya lagi, puluhan pesawat terbengkalai ini dilelang dengan harga yang terbilang jauh lebih murah.

Namun memang, beberapa pesawat mengalami kerusakan dan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum bisa digunakan untuk terbang kembali.

Misalnya saja, Boeing 707-300 bisa didapat mulai dari USD 2.497 (Rp 35 juta), tapi kerusakan signifikan yang perlu diperbaiki.

Baca juga: Maskapai Taiwan Jual Tiket Penerbangan Tahun Baru, Lihat Matahari Pertama 2022 dari Pesawat

Seperti diberitakan Simple Flying, pesawat tersebut mengalami kerusakan saat mendarat di Mombasa tahun 2009 dan sejak saat itu belum pernah dipakai mengudara.

Lalu ada pula salah satu pesawat 737-200 yang ikut dilelang, di mana burung besi tersebut sudah mengudara 35 tahun sebelum akhirnya mangkrak.

Nah, sebelum lelang, Otoritas Bandara Kenya (KAA) telah menghubungi pemilik pesawat yang ditinggalkan untuk menyelesaikan berbagai dokumen dan meminta pencopotan logo.

Baca juga: Dua Kata Ini Bisa Membuatmu Dikeluarkan Paksa dari Pesawat hingga Bayar Denda Belasan Juta

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved