Breaking News:

Arab Saudi Akan Izinkan Jemaah Non-Umrah untuk Tawaf Mengelilingi Kabah di Masjidil Haram

Arab Saudi berencana akan mengizinkan jemaah non-umrah untuk melakukan ibadah tawaf di Masjidil Haram.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
Abdel Ghani Bashir/AFP
Sejumlah jemaah terlihat mengenakan masker di kawasan Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Arab Saudi berencana akan mengizinkan jemaah non-umrah untuk melakukan ibadah tawaf di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.

Tawaf merupakan kegiatan mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali sambil membaca doa.

Dilansir TribunTravel dari Saudi Gazette, ikon baru berjudul 'Tawaf' akan ditambahkan pada aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna pada akhir pekan mendatang.

Fasilitas tersebut nantinya akan digunakan jemaah non-umrah untuk melakukan pemesanan.

Baca juga: Arab Saudi Hanya Izinkan Jemaah Umrah Usia 18-50 Tahun untuk Batasi Jumlah Pengunjung

Akan ada pilihan pada aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna untuk pemesanan mencium Hajar Aswad (Al-Hajar Al-Aswad), menyentuh Pojok Yaman (Al-Rukn Al-Yamaani), dan melakukan salat di Hijr Ismail.

Dengan fasilitas ini, jemaah nantinya dapat beribadah dengan mudah dan nyaman tanpa harus mengantre.

Jemaah di Masjidil Haram
Jemaah di Masjidil Haram (ABDEL GHANI BASHIR/AFP)

"Mereka akan diaktifkan untuk memanfaatkan aplikasi pintar yang ditingkatkan terkait dengan layanan di Dua Masjid Suci," kata salah satu sumber dari Penjaga Dua Masjid Suci Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Ia melanjutkan, pihaknya akan menjaga secara ketat sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

"Sembari menekankan bahwa semua ini akan secara ketat sejalan dengan kepatuhan terhadap tindakan pencegahan dan protokol pencegahan untuk membendung penyebaran virus corona," jelasnya.

Panglima Kopassus Pengamanan Haji dan Umrah Mayjen Muhammad Al-Bassami mengumumkan bahwa lantai pertama Masjidil Haram akan disisihkan untuk melakukan tawaf bagi jemaah non-umrah, dilaporkan Al-Ekhbariya.

Al-Bassami mengungkapkan bahwa tawaf untuk jemaah non-umrah akan tersedia di luar waktu salat pada pagi dan sore hari.

Baca juga: Arab Saudi Siapkan Lebih dari 1.000 Unit Robot Desinfeksi untuk Bersihkan Masjidil Haram

Yaitu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 dan mulai pukul 12.00 sampai 15.00 waktu setempat.

Saat ini, pihak berwenang sedang melakukan persiapan untuk memfasilitasi lantai pertama mataf (area mengelilingi Ka'bah) dan Masjidil Haram untuk menerima jemaah dalam jumlah besar.

Suasana di sekitar Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Selasa (14/11/2017).
Suasana di sekitar Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Selasa (14/11/2017). (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

Sebelumnya, Arab Saudi menghapus aturan jarak sosial untuk jemaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Keputusan ini diambil setelah kasus Covid-19 di Arab Saudi mereda.

Melansir Al Jazeera, Masjidil Haram telah kembali beroperasi dengan kapasitas penuh untuk pertama kalinya sejak pandemi virus corona dimulai.

Baca juga: Arab Saudi Hapus Masa Karantina 14 Hari Bagi Jemaah Umrah

Penanda lantai yang memandu orang untuk menjaga jarak sosial di dalam dan sekitar Masjidil Haram telah dihapus.

Meski aturan jarak sosial telah dihapus, namun pihak berwenang mengatakan bahwa jemaah harus sepenuhnya divaksinasi terhadap virus corona.

Selain itu, jemaah juga tetap diwajibkan memakai masker.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Arab Saudi Akhirnya Akui Vaksin Sinovac dan Sinopharm, Kini Ada 6 Vaksin yang Berlaku

Baca juga: Arab Saudi Resmi Buka Pintu Umrah Bagi Jemaah Asal Indonesia, Kapan Dimulai?

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved