Breaking News:

Arab Saudi Akhirnya Akui Vaksin Sinovac dan Sinopharm, Kini Ada 6 Vaksin yang Berlaku

Arab Saudi akhirnya menyetujui dua vaksin Covid-19, Sinovac dan Sinopharm pada Selasa (24/8/2021) lalu.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA
Suasana di sekitar King Abdul Aziz Road yang tak jauh dari Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (12/11/2017). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Arab Saudi akhirnya menyetujui dua vaksin Covid-19, Sinovac dan Sinopharm pada Selasa (24/8/2021) lalu.

Sebelumnya ada empat vaksin yang disetujui untuk digunakan di Arab Saudi, yaitu Oxford-AstraZeneca, Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson, dan Moderna.

Sehingga saat ini Arab Saudi telah mengakui enam merek vaksin.

"Dalam hal memberikan persetujuan untuk vaksin lain, itu akan diumumkan melalui saluran resmi yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan dan Otoritas Makanan dan Obat Arab Saudi (SFDA)," informasi yang tertulis dalam akun Twitter resmi Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Bagi mereka yang telah menyelesaikan program vaksinasi dengan Sinopharm atau Sinovac dapat diterima di Arab Saudi, asalkan mereka telah menerima satu dari empat merek vaksin yang disetujui di Arab Saudi, dilaporkan Arab News.

Baca juga: Arab Saudi Buka Perbatasan, Bolehkah Jemaah dengan Vaksin Sinovac Lakukan Ibadah Umrah?

Artinya, wisatawan telah menerima tiga suntikan vaksin.

Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Clinical Trial Arena)

Dengan aturan terbaru ini, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengizinkan masuk langsung ekspatriat yang divaksinasi penuh untuk kembali ke Arab Saudi dari negara-negara yang sebelumnya telah ditangguhkan penerbangannya.

Dilansir TribunTravel dari Gulf News, para ekspatriat yang kembali harus mendapatkan dua dosis vaksin untuk melawan Covid-19 di Arab Saudi.

Baca juga: Canggihnya Robot Arab Saudi, Bagikan Air Zamzam untuk Jemaah Masjid Tanpa Bikin Kerumunan

Setidaknya terdapat 13 negara yang sebelumnya telah ditangguhkan penerbangannya oleh Arab Saudi.

Di antaranya India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Ethiopia, Vietnam, Afghanistan, dan Lebanon.

Di Arab Saudi sendiri, ada sekira 34.686.940 orang yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 sejauh ini.

Jumlah tersebut termasuk 1.573.907 orang lanjut usia.

Ilustrasi penduduk Arab Saudi
Ilustrasi penduduk Arab Saudi (sputniknews.com)

Sekitar 62,05 persen populasi telah mendapatkan satu dosis, sedangkan 37,70 persen telah mendapatkan dua dosis.

Pada tingkat ini, 70 persen populasi diperkirakan akan mendapatkan kedua dosis vaksin pada 9 Oktober mendatang.

Baca juga: 7 Tempat Wisata Religi di Arab Saudi yang Bisa Dikunjungi saat Pandemi Berakhir

Jemaah umrah dapat vaksin dosis ketiga

Kementerian Agama (Kemenag) dalam waktu dekat akan berkunjung ke Arab Saudi untuk membahas soal kesiapan penyelenggaraan umrah, dilaporkan Kompas.com.

"Untuk menemui seluruh jajaran di pemeritahan Arab Saudi untuk meyakinkan mereka bahwa Indonesia siap untuk melaksanakan umrah," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi dalam diskusi daring pada Selasa (21/9/2021).

Sesuai syarat yang diminta Arab Saudi, calon jemaah umrah akan mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga sebelum terbang ke Arab Saudi.

Ilustrasi umrah
Ilustrasi umrah (albawaba.com)

Dalam diskusi daring, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir menjelaskan bahwa calon jemaah umrah nantinya akan mendapatkan program khusus untuk mendapatkan vaksin booster.

"Karena persyaratan yang disyaratkan oleh Saudi Arabia bahwa harus tiga kali suntikan dengan satu kali booster. Maka itu tentunya akan kita penuhi sebelum pemberangkatan," ungkapnya, dikutip TribunTravel dari Kompas.com.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved