Breaking News:

Selandia Baru Akan Buka Kembali Perbatasan dan Menyambut Turis Asing pada April 2022

Selandia Baru masih menutup perbatasan untuk sebagian besar turis internasional hingga lima bulan ke depan.

Flickr/ Stefan Wagener
Mount Cook, Selandia Baru 

TRIBUNTRAVEL.COM - Traveler yang berencana terbang ke Selandia Baru harus bersabar hingga tahun depan.

Meski Selandia Baru sudah mengakhiri masa lockdown Covid-19 bagi warganya, negara ini belum bersedia untuk membuka kembali wilayah perbatasan bagi wisatawan asing.

Dikutip TribunTravel dari laman Channel News Asia, Rabu (24/11/2021), Selandia Baru masih menutup perbatasan untuk sebagian besar turis internasional hingga lima bulan ke depan.

Diketahui, Selandia Baru telah menutup perbatasan sejak COVID-19 melanda pada Maret 2020.

Seiring dengan isolasi geografisnya, negara Pasifik Selatan memberlakukan beberapa pembatasan pandemi paling ketat di antara negara-negara OECD.

Selandia Baru membatasi penyebaran COVID-19 dan membantu ekonominya bangkit kembali lebih cepat daripada banyak negara lain.

Tetapi, varian Delta yang sangat menular memaksa berbagai negara melakukan perubahan strategi.

Kota terbesar Selandia Baru, Auckland sekarang hanya dibuka secara bertahap setelah tingkat vaksinasi meningkat.

Pelancong internasional yang divaksinasi penuh akan diizinkan memasuki negara itu mulai 30 April 2022 dan seterusnya dengan pembukaan kembali secara bertahap,.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Tanggap COVID-19 Selandia Baru, Chris Hipkins mengatakan pada konferensi pers.

Warga Selandia Baru yang sudah vaksin lengkap dan pemegang visa tinggal di negara tetangga Australia dapat melakukan perjalanan ke Selandia Baru mulai 16 Januari 2022.

Sementara warga Selandia Baru yang divaksinasi dan pemegang visa tinggal sebagian besar dari negara lain akan diizinkan masuk mulai 13 Februari 2022.

"Pembukaan bertahap untuk menjalin kembali hubungan dengan dunia luar adalah cara teraman untuk memastikan meminimalisir risiko," kata Hipkins.

"Ini mengurangi potensi dampak pada komunitas yang rentan dan sistem kesehatan Selandia Baru."

Wisatawan tidak lagi diwajibkan karantina, tetapi langkah-langkah lain akan dilakukan termasuk tes pra-keberangkatan negatif, bukti vaksinasi lengkap, dan tes COVID-19 pada saat kedatangan. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: Selandia Baru Akan Mengakhiri Lockdown Covid-19 pada Awal Desember 2021

Baca juga: Selandia Baru Resmi Jadi Bagian dari Sistem Sertifikat Vaksin Covid-19 Digital Uni Eropa

Baca juga: Lockdown di Auckland Selandia Baru Akan Diakhiri Akhir November 2021

Baca juga: Maskapai Selandia Baru Tawarkan Layanan Vaksinasi di Pesawat, Tiketnya Habis dalam 5 Jam

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved