Breaking News:

Selandia Baru Resmi Jadi Bagian dari Sistem Sertifikat Vaksin Covid-19 Digital Uni Eropa

Selandia Baru kini resmi menjadi bagian dari sistem sertifikat vaksin digital Covid-19 Uni Eropa.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
TRIBUNNEWS/Jeprima
Ilustrasi vaksin AstraZeneca Covid-19 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selandia Baru kini resmi menjadi bagian dari sistem sertifikat vaksin digital Covid-19 Uni Eropa.

Dilaporkan chengenvisainfo.com, Komisi Uni Eropa telah mengumumkan bahwa Selandia Baru telah secara resmi bergabung dengan Sistem Sertifikat Vaksin Covid-19 Digital Uni Eropa (EUDCC).

"Kami sekarang menerima sertifikat COVID-19 yang dikeluarkan oleh Selandia Baru! Dan Selandia Baru mengakui #EUCovidCertificate kami," ungkap Komisi Uni Eropa melalui akun Twitternya, Senin (15/11/2021).

Kesepakatan ini diambil setelah Selandia Baru memenuhi semua persyaratan untuk menjadi bagian dari sistem utama yang digunakan untuk perjalanan di Eropa.

Baca juga: Maskapai Selandia Baru Tawarkan Layanan Vaksinasi di Pesawat, Tiketnya Habis dalam 5 Jam

Pengumuman yang baru dibuat menetapkan bahwa sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan oleh otoritas Selandia Baru sekarang akan diakui dalam kondisi yang sama dengan sertifikat vaksinasi Covid-19 digital Uni Eropa yang dikeluarkan oleh negara-negara Uni Eropa dan area Schengen.

Oleh sebab itu, warga Selandia Baru dapat melakukan perjalanan ke negara-negara Uni Eropa tanpa harus mengikuti aturan masuk yang ketat selama mereka memiliki sertifikat vaksinasi atau pemulihan.

Ilustrasi sertifikat vaksin Uni Eropa
Ilustrasi sertifikat vaksin Uni Eropa (schengenvisainfo.com)

Warga Selandia Baru yang memiliki hasil tes Covid-19 negatif yang diambil baru-baru ini juga memenuhi syarat untuk bepergian di dalam Uni Eropa tanpa tunduk pada aturan masuk tambahan.

Demikian pula, pihak berwenang Selandia Baru juga melonggarkan aturan masuk untuk wisatawan Uni Eropa dan negara ketiga yang memegang sertifikat digital Covid-19 Uni Eropa.

Keputusan ini disambut dan diapresiasi oleh otoritas Selandia Baru.

"Kabar baik! Sertifikat vaksinasi dari Aotearoa Selandia Baru sekarang terhubung ke sistem sertifikat digital Covid-19 Uni Eropa," kata Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru.

"Sertifikat COVID-19 yang dikeluarkan oleh negara-negara DCC NZ dan UE diakui setara," tambahnya.

Baca juga: Australia Buka Perbatasan Tanpa Karantina Bagi Turis Asing, Negara Mana yang Diizinkan Masuk?

Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru juga mengucapkan terimakasih kepada Komisi Uni Eropa.

"Terima kasih banyak kepada Komisi UE atas kerja sama Anda," tutupnya.

Selain Selandia Baru, tiga negara lain juga bergabung dengan EUDCC kemarin.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (pexels.com)

Di antaranya Georgia, Moldova, dan Serbia.

Komisaris Keadilan Uni Eropa, Didier Reynders, mengatakan bahwa Komisi akan melanjutkan upayanya untuk memperkuat kepercayaan para wisatawan mengenai perjalanan di dalam dan di luar Uni Eropa.

Baca juga: Indonesia dan 18 Negara Masuk Dalam Daftar Negara yang Aman untuk Kunjungi Uni Eropa

"Negara-negara yang ingin bergabung dengan sistem Uni Eropa terus berkembang. Ini meningkatkan kepercayaan dalam perjalanan yang aman di dalam dan di luar Uni Eropa," tambah Reynders.

Selain Selandia Baru, Georgia, Moldova, dan Serbia, 10 negara lainnya juga telah terhubung dengan gateway EUDCC.

Negara-negara tersebut adalah Albania, Armenia, Kepulauan Faroe, Israel, Maroko, Makedonia Utara, Panama, Turki, Ukraina, dan Inggris.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Sinovac dan 8 Vaksin Covid-19 yang Diakui Spanyol Sebagai Syarat Perjalanan

Baca juga: 12 Orang Ditangkap Polisi setelah Jual Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu Seharga Rp 6,4 Juta

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved