Breaking News:

Syarat Naik Kereta Api Lokal, Komuter & Aglomerasi Terbaru, Tak Perlu Tes Antigen

Traveler yang mau bepergian, bisa simak terlebih dahulu syarat naik kereta api lokal, komuter, dan aglomerasi terbaru.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline jurusan Bogor akan memasuki di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014). Sebelumnya kereta api jurusan Bogor-Tanah Abang berhenti di dekat Stasiun Pasar Minggu karena penumpang menarik rem darurat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengumumkan syarat naik kereta api (KA) lokal, komuter, dan aglomerasi terbaru.

Penumpang tak lagi diwajibkan membawa hasil negatif rapid test antigen, hanya perlu bukti sudah vaksin dan menaati protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini disampaikan oleh PT KAI melalui unggahan di akun Instagram resminya @kai121_.

Baca juga: Kondektur Shinkansen Main Game Smartphone Berbasis GPS, Tak Ketahuan Selama 10 Tahun

"Perbedaan dengan KA antarkota adalah pada KA lokal, komuter dan aglomerasi, penumpang tidak diwajibkan melakukan skrining dengan rapid test antigen, namun penumpang tetap wajib sudah divaksin minimal dosis pertama," tulis akun @kai121_.

Selain itu, anak-anak di bawah umur 12 tahun juga sudah diperbolehkan naik KA lokal, komuter, dan aglomerasi dengan pendampingan dari orang tua atau anggota keluarga.

Petugas KAI Commuter membantu calon penumpang memindai kode batang (QR Code) melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum menaiki KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). PT KAI Commuter melakukan uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengguna KRL di 11 stasiun, yakni Stasiun Manggarai, Depok, Pasar Minggu, Bekasi Timur, Serpong, Jurangmangu, Jakarta Kota, Juanda, Sudirman, Kebayoran, dan Palmerah.
Petugas KAI Commuter membantu calon penumpang memindai kode batang (QR Code) melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum menaiki KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (7/9/2021). PT KAI Commuter melakukan uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengguna KRL di 11 stasiun, yakni Stasiun Manggarai, Depok, Pasar Minggu, Bekasi Timur, Serpong, Jurangmangu, Jakarta Kota, Juanda, Sudirman, Kebayoran, dan Palmerah. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Penumpang juga diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Protokol kesehatan yang wajib dipatuhi penumpang di antaranya:

1. Menggunakan masker dengan benar menutupi hidung dan mulut.

2. Perhatikan instruksi petugas dan jaga jarak.

3. Dilarang berbicara satu arah maupun dua arah.

Baca juga: Ingin Bepergian ke Bulgaria Selama Pandemi Covid-19? Simak Syarat, Aturan dan Kondisi Terbarunya

Baca juga: 44 Negara Masuk Daftar Hijau Filipina, Termasuk Wisatawan Indonesia Bisa Liburan Tanpa Karantina

4. Rajin mencuci tangan.

5. Tidak diperkenankan makan minum pada perjalanan kurang dari dua jam, kecuali yang wajib mengonsumsi obat-obatan.

6. Bepergian dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam), suhu badan di bawah 37,3 derajat celcius.

KAI Tambah Daftar Profesi yang Dapat Tiket Kereta Api Gratis

PT KAI menambah daftar profesi yang mendapatkan tiket kereta api gratis di Hari Pahlawan mulai Sabtu (13/11/2021) kemarin.

Daftar profesi yang berhak mendapatkan voucher tiket KA Jarak Jauh secara gratis di Hari Pahlawan 2021 ini yaitu Dosen, Dokter, Analis Laboratorium, dan Analis Radiologi.

Voucher tersebut dapat ditukarkan dengan tiket kereta api untuk periode keberangkatan 13 hingga 30 November 2021.

"Penambahan profesi yang mendapatkan voucher tiket gratis ini ditujukan untuk memberikan apresiasi yang semakin luas kepada para pekerja di bidang pendidikan dan kesehatan. Kedua sektor ini sebagai cerminan pahlawan masa kini di saat pandemi Covid-19," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Perjalanan Kereta Api Indonesia
Perjalanan Kereta Api Indonesia (Dok. PT KAI)

Peluasan profesi yang berhak mendapat tiket KA Jarak Jauh gratis pada momen Hari Pahlawan 2021 ini melengkapi daftar profesi yang juga mendapatkan program yang sama yaitu Guru, Bidan, Perawat, Apoteker, Tenaga Farmasi, Tenaga Administrasi, Driver Ambulance, dan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Untuk voucher-nya sudah dapat diambil di Loket atau Customer Service di 12 stasiun yang telah ditentukan hingga maksimal 29 November 2021.

Ke-12 stasiun tersebut yaitu Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Medan, Kertapati, dan Tanjung Karang. Voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari wilayah pengambilan voucher.

Misalnya pengambilan voucher di Stasiun Gambir, maka voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari Gambir dan Pasar Senen.

Dokumen untuk Pengambilan Voucher

Loket tiket di stasiun Kereta Api Indonesia
Loket tiket di stasiun Kereta Api Indonesia (Dok. kai.id)

Berikut dokumen yang harus dibawa saat pengambilan voucher:

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved