Breaking News:

Kondektur Shinkansen Main Game Smartphone Berbasis GPS, Tak Ketahuan Selama 10 Tahun

Kabar mengejutkan dari kondektur kereta penjuru Jepang Shinkansen yang bermain game saat bekerja.

Flickr.com/Lawl Gungaphul
Ilustrasi Kereta Peluru Jepang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kemananan merupakan perioritas utama dari sebuah perusahan kereta di Jepang.

Dimana mengharuskan petugas untuk selalu siaga ketika bekerja pada kereta api yang kecepatannya mencapai 320 kilometer perjam.

Dilansir TribunTravel melalui laman Mosobu.com, Kamis (18/11/2021) kabar mengejutkan dari kondektur kereta penjuru Jepang Shinkansen yang bermain game saat bekerja.

Kondektur kereta penjuru Jepang ini ternyata bukan pertama kalinya bermain game saat bekerja.

Baca juga: Viral Masker Terbuat dari Emas Seharga Rp 108 Juta, Didesain Khusus untuk Pengusaha Kaya

Ilustrasi Kereta Peluru Jepang
Ilustrasi Kereta Peluru Jepang (Flickr.com/Lawl Gungaphul)

Namun, telah melalukan ini selama 10 tahun.

Belum ada alasa, kenapa kondektur ini bisa melakukan hal yang bisa membahayakan nyawa orang lain.

"Ada seseorang yang nampak seperti pengemudi atau konduktor yang memainkan game berbasis lokasi pada 6 Nopember,"tulis anonim.

Si anonim meminta JR East untuk menyelidiki hal tersebut, yang ternyata membuahkan hasil dengan menemukan seorang pria berusia 40-an memainkan game smartphone saat berada di kabin pengemudi Joetsu Shinkansen, Tokyo pada tanggal 6 Nopember pukul 11:30 pagi.

Baca juga: Video Viral, Patung Presiden Jokowi Seberat 700 Kg Diarak ke Puncak Gunung Sunu NTT

Meskipun nama dari game yang dimainkan itu masih belum bisa dipastikan, JR East cabang Niigata telah mengkonfirmasikan bahwa game yang dimainkan berbasis lokasi.

Pada saat ditanyakan, pria tersebut mengaku memulai kebiasaan untuk memainkan game tersebut sejak shift-nya pada 10 tahun yang lalu, dimainkan sebanyak 10 hingga 20 kali setiap perjalanan.

Baca juga: Sapi Terjebak di Seluncuran Air Setelah Melarikan Diri dari Peternakan, Videonya Viral

Ilustrasi kereta peluru Jepang
Ilustrasi kereta peluru Jepang (Flickr/ Gary Todd)

Dengan rute perjalanan dari Tokyo ke Niigata yang berjarak 269,5 kilometer, konduktor tersebut bisa mendaptakan banyak sekali lokasi.

Kejahatan dalam kereta api di Jepang saat ini memang lagi dalam sorotan.

"Kami melarang penggunaan mobile phone pribadi dan semacamnya ketika berangkat dan menyikapi ini dengan serius, menyediakan para staff dengan instruksi yang jelas untuk menghindari kejadian tersebut supaya tidak terjadi lagi,"tulis JR East Niiagata.

Baca juga: Viral TikToker Bule Makan dengan Cara Aneh, Lahap Nanas hingga Bawang Beserta Kulitnya

Baca juga: Viral Pengunjung Restoran Salt Bae Diusir saat Menyantap Makanan, Padahal Bayar Rp 700 Jutaan

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Simak selengkapnya terkait berita viral bisa klik di sini

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved