Breaking News:

Kawanan Kalajengking Serbu Permukiman Warga di Mesir, Lebih dari 500 Orang Terluka

Ratusan warga dilaporkan terluka akibat sengatan kalajengking yang menyebar usai badai menerjang kawasan Mesir bagian selatan.

Flickr/ Chris Parker
Ilustrasi - seekor kalajengking. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kawanan kalajengking keluar dari tempat persembunyiannya setelah badai besar melanda Mesir bagian selatan pada akhir pekan ini.

Hewan penyengat tersebut dengan cepat menyebar ke jalanan dan rumah penduduk.

Akibatnya, ratusan orang dilaporkan terluka lantaran terkena sengatan kalajengking.

Melansir laman People, Rabu (17/11/2021), Kota Aswan dilanda badai dahsyat pada hari Jumat dan Sabtu lalu.

Baca juga: Beli Tiket Pesawat Murah, Penumpang Ini Justru Dapatkan Perawatan Medis Akibat Disengat Kalajengking

Hujan lebat disertai es itu membuat kawanan kalajengking muncul ke permukaan dan menyebar ke permukiman warga yang terletak dekat Sungai Nil.

Menurut laporan, ada lebih dari 500 orang yang tersengat kalajengking selama invasi berlangsung.

Ilustrasi kalajengking.
Ilustrasi kalajengking. (flickr/ homie00001)

Menindaklanjuti hal ini, pemerintah segera mengirim dosis antivenom (anti bisa) tambahan ke pusat-pusat medis di daerah pegunungan dan gurun terpencil.

Bahkan, para dokter yang sedang tak bertugas dipanggil kembali ke rumah sakit untuk membantu mereka yang terluka akibat serangan kalajengking.

Baca juga: Viral Video Paus Pembunuh Membenturkan Kepala di Dinding, Alasannya Menyedihkan

Para warga yang dirawat di rumah sakit bisa kembali ke rumah masing-maisng setelah mereka diberi antivenom.

Sementara beberapa laporan mengaitkan tiga kematian yang terjadi selama badai dengan sengatan kalajengking, penjabat Menteri Kesehatan Khalid Abdel-Ghafar membantah klaim tersebut.

Ehab Hanafy, wakil menteri Menteri Kesehatan, mengatakan kematian itu "karena kecelakaan terkait badai" dan "sama sekali bukan karena sengatan kalajengking."

Baca juga: Video Viral, Penguin Melompat ke Perahu Wisata saat Melarikan Diri dari Paus Orca

Di media sosial, beredar video yang menunjukkan hujan deras mengguyur Mesir bagian selatan selama badai berlangsung.

Terlihat pula banyaknya sambaran petir di daerah tersebut.

Baca juga: 22 Mumi Firaun Kuno Dibawa dengan Iringan Parade Pawai Emas ke Museum Nasional Peradaban Mesir

Tak hanya kalajengking, surat kabar Al-Ahram mepaorkan bahwa ular juga menyebar ke kota akibat badai.

Kawanan kalajengking yang menyebabkan banyak warga Kota Aswan terluka belum teridentifikasi spesiesnya.

Meski begitu, Mesir menjadi rumah bagi kalajengking ekor gemuk yang dianggap sebagai salah satu spesis paling mematikan di dunia.

Mereka juga aktif di malam hari dan menggunakan racun neurotoksik, yang bertindak cepat dan dapat diserap dengan sangat cepat.

Kalajengking ekor gemuk menangkap dan menghancurkan mangsa menggunakan capitnya.

Stinger (alat penyengat) mereka digunakan untuk menyuntikkan racun ke mangsa dan melumpuhkannya.

Sengatan tersebut megakibatkan mangsa terganggu pergerakannya dan memungkinkan kalajengking ekor gemuk untuk mengonsumsinya dengan mudah.

Baca juga: Viral Video Hiu Besar Berenang Beberapa Meter dari Pengunjung Pantai di Keem Bay

Baca juga: Arkeolog Temukan Bangkai Kapal Militer Berusia 2.200 Tahun di Kota Mesir Kuno yang Tenggelam

(TribunTravel.com/Mym)

Baca selengkapnya soal artikel viral di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved