Breaking News:

Viral Video Paus Pembunuh Membenturkan Kepala di Dinding, Alasannya Menyedihkan

Video tersebut merekam aksi paus pembunuh yang membenturkan kepalanya di dinding tangki.

Twitter/walruswhisperer
Viral video orca Kiska yang meronta-ronta di air 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah video menjadi viral di media sosial.

Video tersebut merekam aksi paus pembunuh yang membenturkan kepalanya di dinding tangki.

Orca yang tampak tertekan itu bernama Kiska.

Saat ini dia berada di penangkaran MarineLand di Ontario, Kanada.

Baca juga: Viral Temuan Fosil Paus Langka, Berkaki 4 dan Punya Kepala Seperti Serigala

Paus pembunuh atau dikenal juga dengan sebutan orca
Paus pembunuh atau dikenal juga dengan sebutan orca (Foto oleh Andre Estevez dari Pexels)

Baca juga: Viral Video Penampakan Hiu Paus di Pantai Ngrenehan Gunungkidul Kagetkan Pemancing

Aktivis anti-penawanan dan whistleblower Phil Demers merekam video yang menyedihkan itu.

Dia menjuluki Kiska sebagai 'paus paling kesepian di dunia'.

Phil Demers sebelumnya bekerja di taman tersebut.

Rekaman itu diunggah dengan judul: "Video ini diambil pada 4 September 2021. Aktivis anti-penahanan memasuki MarineLand dan mengamati Kiska, orca terakhir mereka yang masih hidup membenturkan kepalanya ke dinding. Silakan tonton dan bagikan. Kekejaman ini harus diakhiri. #FreeKiska."

Baca juga: VIDEO Viral di Medsos, Paus Tabrak Kapal Nelayan dan Jatuhkan Penumpang

Kiska terlihat meronta-ronta di sisi tanknya di MarineLand
Kiska terlihat meronta-ronta di sisi tanknya di MarineLand (TWITTER/@WALRUSWHISPERER)

Baca juga: Kapal Penuh Zat Beracun Tenggelam di Sri Lanka, Sebabkan Kematian Penyu, Lumba-lumba hingga Paus

Dilansir TribunTravel dari laman mirror, Demers juga membagikan video kedua yang merekam lebih dekat saat Kiska menabrak dinding kandang.

Dia berkata: "Ini adalah perilaku berbahaya dan merugikan diri sendiri. Kiska dalam kesulitan."

Dia mengklaim Kiska lahir di lepas pantai Islandia sebelum ditangkap pada 1979.

Kiska telah hidup lebih lama dari semua teman tangkinya, termasuk keturunannya, dan telah hidup sendiri selama satu dekade.

Yayasan Penyelamatan Orca mengatakan: "Selama lebih dari 40 tahun, dia telah kehilangan kebebasannya, bayinya, dan semua teman tangkinya.

"Selama 10 tahun terakhir, dia benar-benar terisolasi secara sosial dari hewan sejenisnya. Inilah yang dia lakukan untuk mengatasi kesepiannya."

Baca juga: Penyelam Lobster yang Mengaku Ditelan Paus Ternyata Korban Selamat Kecelakaan Pesawat

Kiska telah sendirian sejak 2011 setelah hidup lebih lama dari teman-teman satu tangkinya, termasuk lima bayinya
Kiska telah sendirian sejak 2011 setelah hidup lebih lama dari teman-teman satu tangkinya, termasuk lima bayinya (TWITTER/@WALRUSWHISPERER)

Rob Lott, juru kampanye penangkaran di Konservasi Paus dan Lumba-lumba, mengatakan kepada iNews bahwa perilaku ini terjadi akibat langsung dari orca yang ditangkap secara liar, Kiska dibesarkan di lingkungan buatan dan beton selama empat dekade terakhir".

"Mirisnya perilaku yang dilakukan Kiska juga terjadi pada kawanan orca lainnya yang dikurung di lingkungan buatan," katanya.

Dia melanjutkan dengan mengatakan stres kronis dapat berdampak pada sistem kekebalan dan fisiologi orca tawanan dengan konsekuensi yang menghancurkan.

Ambar Purwaningrum/TribunTravel

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved