Breaking News:

Rekomendasi Kuliner

Warung Nasi Padang Pertama Jakarta Konon Ada di Blok M, Sudah Eksis Setengah Abad

Sudah jualan lebih dari 50 tahun, Rumah Makan Sepakat disebut-sebut sebagai warung nasi Padang pertama di Jakarta

Instagram/@rm_sepakat
Rumah Makan Sepakat kerap kali disebut sebagai warung nasi Padang pertama di Jakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Penggemar masakan Padang, nampaknya wajib berkunjung ke Rumah Makan Sepakat.

Sebab, Rumah Makan Sepakat disebut-sebut sebagai warung nasi Padang pertama di Jakarta.

Tentunya tempat makan ini membuat banyak pencinta kuliner penasaran.

Sajian kuliner di Rumah Makan Sepakat.
Sajian kuliner di Rumah Makan Sepakat. (Youtube/ Bang Mpin)

Tak terkecuali Melvin, food vlogger yang juga dikenal dengan akun Youtube Bang Mpin.

Baca juga: Warung Nasi Padang Legendaris di Jakarta Pusat, Dimasak Tanpa Santan dan Gula

Dalam video yang diunggahnya, Bang Mpin terlihat menyambangi Rumah Makan Sepakat di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Bang Mpin mengaku mendapat rekomendasi dari teman dekatnya untuk mencicipi sajian nasi Padang di Rumah Makan Sepakat.

Rumah Makan Sepakat di Blok M, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Rumah Makan Sepakat di Blok M, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. (Youtube/ Bang Mpin)

"Dapat rekomendasi dari teman deket gue, katanya ini nasi Padang pertama di Jakarta," kata Bang Mpin dalam unggahan video Youtube-nya, dikutip TribunTravel, Kamis (21/10/2021).

"Penasaran terus buka Google, baca ulasan ternyata memang benar banyak yang sudah makan di sini. Bilang nasi Padang-nya otentik dan pertama di Jakarta," tambahnya.

Baca juga: Kebab Isi Nasi Padang, Sajian Unik di Pasar Santa Jakarta Selatan

Menjawab rasa penasaran, Bang Mpin bertanya langsung dengan pemilik Rumah Makan Sepakat.

Yanuar, selaku pemilik, mengaku kurang mengetahui secara pasti tentang hal tersebut.

Meski begitu, Yanuar menekankan bahwa Rumah Makan Sepakat termasuk yang paling lama di Jakarta.

"Kalau dibilang pertama saya kurang paham, tapi kalau paling lama ya ini. Kurang lebih udah jualan sejak tahun 1970-an," ucap Yanuar.

Artinya, Rumah Makan Sepakat sudah berdiri selama 51 tahun atau lebih dari setengah abad.

Menurut Yanuar, Rumah Makan Sepakat pertama kali berdiri di kawasan Panglima Polim.

Baca juga: Mencicipi Sajian Nasi Padang di Restoran Amsterdam Belanda, Seenak Apa?

Setelah itu, barulah berpindah tempat ke kawasan Blok M dan mendirikan cabang di Mayestik.

Bang Mpin mengungkapkan bahwa ia sudah kedua kalinya berkunjung ke Rumah Makan Sepakat.

Kunjungan pertama Bang Mpin cukup mengecewakan lantaran makanan yang ada di Rumah Makan Sepakat sudah ludes terjual meski baru berjualan kurang lebih selama 3 jam.

Kala itu Bang Mpin datang pukul 13.30 dan makanan sudah habis, padahal Rumah Makan Sepakat baru buka mulai pukul 10.00 WIB.

Yanuar menambahkan bahwa Rumah Makan Sepakat memang tidak memiliki stok tambahan jika menu yang dijual sudah habis.

Baca juga: Mencicipi Nasi Padang Seharga Rp 300 Ribu di New York, Disajikan dengan Bungkus Kertas

"Kalau sudah habis gak restock lagi, karena kita semua serba fresh. Gak ada yang dipanaskan ulang, kalau habis yaudah," tutur Yanuar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved