Breaking News:

Boyolali PPKM Level 2, Tempat Karaoke Boleh Buka, tapi Ada Syaratnya

Kepala Dinas Pariwisata Boyolali, Supana mengatakan sektor pariwisata sudah diizinkan dibuka setelah PPKM level 2.

fernando zhiminaicela /Pixabay
Ilustrasi bernyanyi di tempat karaoke 

TRIBUNTRAVEL.COM - PPKM Boyolali Jawa Tengah telah turun ke level 2.

Penurunan level ini dibarengi dengan sejumlah pelonggaran.

Kepala Dinas Pariwisata Boyolali, Supana mengatakan sektor pariwisata sudah diizinkan dibuka setelah PPKM level 2.

Termasuk tempat hiburan malam seperti karaoke, game online serta kegiatan sejenisnya.

Hanya saja kapasitasnya hanya 25 persen dari total kapasitas dan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Hal itu sesuai dengan Inbup nomor 14 tahun 2021,” kata Supana kepada TribunSolo.com, Kamis (7/10/2021).

Meski begitu, hingga saat ini, belum ada pengelola tempat karaoke yang menginformasikan rencana pembukaan.

Baca juga: Daftar Syarat Naik Pesawat Selama PPKM Periode 5-18 Oktober, Wajib Vaksin Minimal Dosis Pertama

Ilustrasi PPKM Darurat.
Ilustrasi PPKM Darurat. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Catat! Daftar Wilayah di Luar Jawa-Bali yang Masuk PPKM Level 1,2, 3 dan 4

Selain itu, pemberian izin pembukaan ini dilakukan secara bertahap dan pemantauan prokes ketat oleh satgas.

"Tempat wisata sudah diizinkan buka sesuai Inbup. Kami masih mengkonfirmasi berapa objek wisata yang sudah buka, karena beberapa dikelola pihak ketiga," aku dia.

"Kami juga akan mengecek ke lapangan (tempat wisata, red). Sudah ada dua tim yang akan mengecek ke lapangan," jelasnya. 

Disporapar Boyolali hanya mengelola tiga tempat wisata, yakni, kawasan objek wisata Tlatar, kawasan objek wisata pos joglo Selo dan Bungalow Selo. 

Hal tersebut juga berlaku untuk objek wisata lain ketika sudah siap bisa dibuka.

Rencananya, pembukaan tempat wisata dilakukan secara bertahap.

Baca juga: PPKM Level 3 di Kabupaten Probolinggo, Aktivitas Wisata TNBTS Ditutup Kembali

Ilustrasi bernyanyi di tempat karaoke
Ilustrasi bernyanyi di tempat karaoke (fernando zhiminaicela /Pixabay)

Baca juga: Kedai Mi Koba Super Laris di Belitung, Omzet Tak Menurun Meski PPKM

Pemkab menerapkan syarat, pembatasan pengunjung dengan kapasitas 25 persen dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Anak-anak usia di bawah 12 tahun tidak diizinkan memasuki kawasan wisata," jelasnya.

Bupati Boyolali M. Said Hidayat memang memberikan kelonggaran dengan pembukaan tempat wisata PPKM Level 2 ini.

Hanya saja, pembukaanya dilakukan secara bertahap.

Hal itu sebagai langkah kehati-hatian terhadap penyebaran Covid-19 di Boyolali yang saat ini sudah turun drastis.

“Tak secara serentak langsung, misalnya tempat wisata langsung buka semua jangan,” ujar dia.

“Turun level dua jangan jadikan kita untuk euforia kita untuk bergerak cepat membuka bebas. Walaupun aturannya boleh (jumlah pengunjung) 25 persen,” terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved