Breaking News:

Kucing Gemas yang Ternyata Paling Mematikan di Dunia, Setahun Makan 3 Ribu Hewan Pengerat

Kucing kaki hitam Afrika diketahui memiliki metabolisme yang tinggi yang mengharuskannya berburu hampir tanpa henti.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
Photo by Borna Bevanda on Unsplash
Ilustrasi seekor kucing kaki hitam Afrika. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kucing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan.

Tingkah lakunya yang lucu membuat sebagian orang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan.

Namun, jangan sampai kamu terkecoh dengan penampilan menggemaskan kucing yang satu ini.

Ilustrasi kucing kaki hitam Afrika.
Ilustrasi kucing kaki hitam Afrika. (Foto oleh Frida Bredesen di Unsplash)

Kucing yang terlihat menggemaskan ini dikenal sebagai kucing paling mematikan di dunia.

Ia merupakan jenis kucing berkaki hitam Afrika Felis Nigripes yang memiliki tinggi badan hanya 8 hingga 10 inci.

Baca juga: Fakta Unik Titanoba, Ular Terbesar di Dunia yang Ukurannya Kalahkan Anaconda

Beratnya pun 200 kali lebih kecil dari berat rata-rata singa, namun ia dikenal sebagai kucing paling mematikan.

Tubuhnya yang mungil membuat siapa saja tertipu dengan penampilannya yang terlihat menggemaskan.

Kucing kaki hitam Afrika diketahui memiliki metabolisme yang tinggi yang mengharuskannya berburu hampir tanpa henti.

Mengutip Oddity Central, Kamis (23/9/2021), ia bahkan rata-rata membunuh 10 hingga 14 tikus atau burung kecil setiap malam.

Kucing kaki hitam Afrika melakukan perburuan lebih banyak dibanding macan tutul dalam sebulan.

Kucing ini juga memiliki tingkat keberhasilan memangsa sekira 60 persen, sementara singa hanya berhasil menangkap mangsa sekira 20 hingga 25 persen.

Penglihatan dan pendengaran malamnya yang luar biasa mengubah hampir semua bintang kecil menjadi sasaran perburuannya, dan peluang untuk lolos sangat kecil.

Kucing kaki hitam seperti ini hanya ditemukan di tiga negara Afrika Selatan yakni Bostwana, Namibia dan Afrika Selatan.

Spesies kucing ini dianggap langka dibandingkan dengan kucing lain di Benua Afrika.

Kucing kaki hitam lebih suka dataran rumput, gurun semak, dataran pasir dan daerah dengan kepadatan hewan pengerat dan burung yang tinggi.

Ilustrasi burung makan cacing, Selasa (6/1/2021).
Ilustrasi burung makan cacing, Selasa (6/1/2021). (Pixabay/schauhi)

Baca juga: Syarat Naik Pesawat Terbaru Selama PPKM, Berlaku Mulai 21 September - 4 Oktober 2021

Baca juga: Ayam Geprek Bu Rum dan 6 Tempat Makan Siang di Jogja yang Enak dan Murah

Menurut International Society for Endangered Cats, seekor kucing kaki hitam Afrika dapat berburu dan memakan hingga 3 ribu hewan pengerat dalam setahun.

Bahkan ada legenda asli Afrika yang mengklaim bahwa kucing kaki hitam dapat menjatuhkan jerapah.

Ini jelas hanya mitos, tetapi ini memberi penghormatan kepada kegigihan pembunuh alami yang lucu ini.

Sayangnya, saat ini kucing kaki hitam Afrika menghadapi beberapa ancaman buatan manusia, mulai dari perusakan habitat, hingga berkurangnya basis mangsa, keduanya terutama disebabkan oleh penggembalaan ternak yang berlebihan.

Baca juga: Arab Saudi Akhirnya Akui Vaksin Sinovac dan Sinopharm, Kini Ada 6 Vaksin yang Berlaku

Baca juga: Liburan di Bali, Azriel Hermansyah Sewa Helikopter untuk Rayakan Anniversary dengan Sang Pacar

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar viral di medsos, di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved