Breaking News:

Rahasia Gelap 'Benteng Bulan' Korea Terbongkar, Ada Ritual Pengorbanan Manusia?

Gagasan bahwa orang Korea kuno terlibat dalam pengorbanan manusia telah menjadi mitos selama berabad-abad.

Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
Gyeongju National Research Institute of Cultural Heritage
Kompleks istana Wolseong adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan memiliki luas lebih dari 215.000 kaki persegi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gagasan bahwa orang Korea kuno terlibat dalam pengorbanan manusia telah menjadi mitos selama berabad-abad.

Semuanya hanya dianggap sebagai legenda dan cerita rakyat, sampai para arkeolog menemukan sisa-sisa manusia di Istana Wolseong, kompleks istana Dinasti Silla (57 SM-935) yang terletak di Gyeongju, Gyeongsang Utara pada tahun 2017.

Penemuan satu kerangka wanita dan satu kerangka laki-laki mengejutkan publik Korea Selatan.

Penemuan ini adalah bukti arkeologis pertama di negara itu yang menunjukkan bahwa pengorbanan manusia mungkin telah menjadi praktik umum bagi orang Silla.

Sisa-sisa kerangka wanita dewasa lainnya kembali ditemukan, hanya 50 sentimeter (1,64 kaki) di area di mana dua kerangka sebelumnya ditemukan, Institut Warisan Budaya Nasional Gyeongju mengumumkan pada hari Selasa.

Baca juga: Pria Ini Membangun Kerangka Raksasa untuk Peringatkan Warga yang Menolak Vaksinasi

Kerangka wanita berusia 20-an, dimakamkan dengan kalung dan gelang seperti yang dilambangkan dengan lingkaran.
Kerangka wanita berusia 20-an, dimakamkan dengan kalung dan gelang seperti yang dilambangkan dengan lingkaran. (Gyeongju National Research Institute of Cultural Heritage)

Baca juga: Deadmans Island, Pulau Pembuangan Jenazah Penjahat yang Berisi Kerangka Manusia Berserakan

“Seperti sisa-sisa yang ditemukan pada tahun 2017 lalu, sisa-sisa kerangka wanita dewasa yang baru ditemukan ini tidak menunjukkan tanda-tanda perjuangan,” kata Jang Ki-myeong, seorang peneliti di Institut Penelitian Warisan Budaya Nasional Gyeongju.

Wanita itu, seperti dua mayat lainnya, dibaringkan menghadap ke langit dan diyakini berusia 20-an ketika dia dikorbankan.

Sementara itu kerangka pasangan yang ditemukan pada tahun 2017 lalu berusia 50-an.

“Hal pertama yang kami lakukan ketika menemukan sisa-sisa manusia adalah mencari tahu jenis kelamin dan usianya,” kata Kim Heon-seok, peneliti lain dari institut tersebut. “Meskipun jenazahnya dalam kondisi baik, panggulnya, yang kami gunakan untuk mengetahui jenis kelaminnya, rusak, jadi kami harus melihat hal-hal lain seperti fisik dan tinggi badannya untuk mengetahuinya.”

Dilansir TribunTravel dari laman koreajoongangdaily, seperti dua orang Silla yang ditemukan pada tahun 2017, para peneliti percaya bahwa orang-orang yang dikorbankan mungkin berasal dari kelas bawah.

Baca juga: Ruang Bawah Tanah di Ceko Ini Dihiasi 40.000 Kerangka Manusia, Rumor Tanah Suci Penyebabnya

Kompleks istana Wolseong adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan memiliki luas lebih dari 215.000 kaki persegi
Kompleks istana Wolseong adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan memiliki luas lebih dari 215.000 kaki persegi (Gyeongju National Research Institute of Cultural Heritage)

Baca juga: Sejarah Mengerikan di Balik Penemuan Kerangka Viking Tanpa Kepala

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved