Breaking News:

Lentog Tanjung, Kuliner Lezat Khas Kudus dengan Mitos yang Dipercaya Warga

Kuliner yang terdiri dari lontong lengkap dengan sayur nangka muda berkuah santan ini bisa dijumpai di pusatnya di Desa Tanjungkarang, Jati, Kudus.

Flickr.com/AYU RATU NAGARI
Ilustrasi lentog tanjung, kuliner khas Kudus 

TRIBUNTRAVEL.COM - Lentog tanjung merupakan kuliner khas Kudus yang wajib buat dicoba.

Kuliner yang terdiri dari lontong lengkap dengan sayur nangka muda berkuah santan ini bisa dijumpai di pusatnya di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus.

Pusat lentog berada di sebelah utara Proliman. Di sana terdapat sekitar 20 kios penjual lentog.

Seporsi lentog tanjung harganya sangat terjangkau, yaity Rp 6 ribu saja.

Sayur nangka muda yang menjadi khas lentog tanjung dimasak menggunakan bumbu lodeh.

Tambahan toping bawang gorengnya membuat seporsi lentog tanjung makin nikmat saat disantap.

Bagi yang ingin suka pedas, bisa tambahkan sambal atau cabai rawit kukus.

Bisa juga tambah gorengan, kerupuk, atau telur puyuh tusuk sebagai pendamping.

Kenapa disebut lentog tanjung, sebab kuliner khas tersebut berasal dari Desa Tanjungkarang.

"Makanya dinamai lentog tanjung karena ini khas dari Tanjungkarang. Dan sejak dulu banyak penjual lentog dari sini," ujar salah seorang penjual lentog tanjung di Tanjungkarang, Umiyatun (35), Rabu (28/7/2021).

Kuliner ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Umiyatun misalnya, dia jualan lentog karena meneruskan tradisi keluarganya.

Dia merupakan generasi ketiga, setelah dulu kakek dan bapaknya juga sebagai penjual lentog.

Dulu lentog dijajakan keliling membawa pikulan. Umumnya adalah kaum adam yang menjajakannya.

Sekarang lentog dijajakan di warung-warung dan sudah jarang ditemui penjual lentog keliling.

Oleh karenanya, sampai saat ini meski dijual di warung atau kios, masih terdapat pikulan sebagai ciri khas lentog.

Salah satu penikmat lentog tanjung, Aji (30), mengaku begitu menyukai lentog. Kenikmatan yang tersaji dalam seporsi lentog begitu pas.

"Sedap, ada bawang gorengnya juga," kata Aji.

Tidak jarang, pemuda asal Pati itu sengaja mampir saat melintas di Kudus untuk menikmati lentog.

Mitos Lentog Tanjung

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved