Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat Diperpanjang, Penumpang TransJakarta Wajib Bawa STRP

Penyedia layanan transportasi publik, TransJakarta mewajibkan penumpangnya untuk membawa Surat Tanda Registrasi pekerja (STRP).

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Nurul Intaniar
Instagram.com/@pt_transjakarta
Bus Transjakarta, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Di tengah lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah berupaya menekan jumlah penyebaran melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Guna menekan aktivitas masyarakat, sejumlah transportasi publik pun juga menerapkan syarat khusus selama PPKM Darurat.

Penyedia layanan transportasi publik, TransJakarta mewajibkan penumpangnya untuk membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Baca juga: Dukung PPKM Darurat Jawa-Bali, 3 Stasiun MRT di Jakarta Ditutup Sementara

Hal ini disampaikan dalam akun Instagram resmi TransJakarta @pt_transjakarta, Rabu (21/7/2021).

Di mana syarat wajib membawa STRP ini berlaku mulai tanggal 12 Juli 2021.

Selama PPKM Darurat, TransJakarta hanya beroperasi melayani perjalanan esensial dan kritikal.

Ilustrasi Bus TransJakarta
Ilustrasi Bus TransJakarta (Instagram/pt_transjakarta/)

Pekerja esensial di antara pekerja di bidang komunikasi dan IT, keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, serta industri orientasi ekspor.

Sementara yang termasuk pekerja sektor kritikal adalah pekerja di bidang energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, obyek vital nasional, penanganan bencana, protek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Baca juga: Daftar Titik Penyekatan di Ruas Tol Jasa Marga Jawa dan Bali Selama PPKM Darurat

Baca juga: Viral Video Cara Nawar Pedagang Kecil Selama PPKM, Es Tebu Rp 5 Ribu Dibayar Rp 500 Ribu

Apa Petugas Kesehatan Wajib Bawa STRP?

ILUSTRASI vaksin
ILUSTRASI vaksin (healthspectra.com)

Pihak TransJakarta menyebutkan bagi tenaga kesehatan, distribusi gas oksigen, pengantaran peti jenazah, pegawai kementerian dan lembaga tidak perlu membawa STRP, melainkan cukup menggunakan kartu tanda pegawai.

Hal ini juga berlaku bagi penumpang yang hendak menuju lokasi vaksin.

Penumpang cukup menunjukkan undangan vaksin baik berbentuk digital ataupun cetak.

Sementara bagi penumpang yang termasuk pekerja di sektor esensial dan kritikal di perusahaan swasta dapat menggunakan surat tugas dari perusahaan yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan.

Baca juga: Viral Video Pungli di Pelabuhan, Penumpang Diminta Bayar Rp 100 Ribu Agar Lolos Penyekatan PPKM

Apa perlu perpanjang STRP yang berlaku sampai 20 Juli 2021?

Bagi penumpang yang sudah memiliki STRP yang berlaku hingga 20 Juli, maka tidak perlu mengajukan STRP kembali.

STRP tersebut berlaku selama masa PPKM Darurat Covid-19.

Informasi selengkapnya mengenai STRP dapat diakses pada website jakevo.jakarta.go.id atau melalui aplikasi JAKI.

Tonton juga:

Baca juga: Protes PPKM Darurat, Kafe di Malang Naikkan Harga 3 Kali Lipat untuk Aparat dan Pejabat

Baca juga: 3 Stasiun MRT Jakarta Ditutup, Cek Aturan Terbaru Naik Transportasi Umum Selama PPKM Darurat

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar PPKM Darurat, di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved