Breaking News:

Kereta Api Lokal Kini Hanya Melayani Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal, Simak Ketentuannya

Mulai 12-20 Juli 202, kereta api (KA) lokal hanya melayani pelaku perjalanan untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal.

Dok. PT KAI
Ilustrasi penumpang kereta api lokal yang beroperasi selama masa PPKM darurat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kereta api (KA) Lokal kini hanya melayani pelaku perjalanan untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal.

Pengumuman ini disampaikan melalui siaran pers dalam laman web resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero), kai.id.

Aturan terbaru tersebut telah berlaku untuk keberangkatan KA Lokal mulai 12-20 Juli 2021.

Menurut VP Public Relations KAI Joni Martinus, kebijakan itu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait.

Baca juga: Daftar 83 Stasiun Kereta yang Layani Rapid Test Antigen, Cek Lokasinya

"Kebijakan ini menyesuaikan dengan SE Kemenhub No 50 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Menteri Perhubungan Nomor 42 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19," ujarnya.

Setiap petugas di stasiun keberangkatan akan melakukan pemeriksaan seluruh persyaratan calon penumpang sebelum diizinkan melakukan perjalanan.

Ilustrasi kereta api lokal
Ilustrasi kereta api lokal yang beroperasi selama masa PPKM darurat. (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan KA Lokal, wajib menunjukkan:

• Surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat; atau

• Surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan industri orientasi ekspor.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Madiun Melonjak, PT INKA Pinjamkan Gerbong Kereta Sebagai Rumah Sakit Darurat

Baca juga: Jumlah Penumpang Kereta Api Turun Drastis Sejak PPKM Darurat Berlangsung

Sedangkan sektor kritikal meliputi kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

"Jika ada yang tidak lengkap, maka yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk berangkat dan uang tiket akan dikembalikan 100 persen," tegas Joni.

KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat.

"Pengetatan persyaratan tersebut diharapkan dapat menekan mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api di masa PPKM Darurat ini," pungkas Joni.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved