Breaking News:

Jumlah Penumpang Kereta Api Turun Drastis Sejak PPKM Darurat Berlangsung

Penumpang kereta api turun drastis setelah PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengurangi jumlah operasional selama masa PPKM.

Dok. PT KAI
Ilustrasi - Penumpang kereta api jarak jauh selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021.

Menindaklanjuti hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut melakukan penyesuaian jumlah operasional kereta api.

Hal ini bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

Penyesuaian juga dilakukan untuk mengoptimalkan pembatasan kegiatan masyarakat melalui pengurangan perjalanan kereta api di berbagai wilayah.

Baca juga: Daftar 83 Stasiun Kereta yang Layani Rapid Test Antigen, Cek Lokasinya

Kebijakan tersebut nampaknya berhasil membatasi pergerakan masyarakat dengan kereta api.

Melansir laman kai.id, sejak diberlakukannya PPKM Darurat oleh pemerintah, pada periode 3-5 Juli 2021 KAI telah melayani 51.363 pelanggan KA Jarak Jauh ke berbagai tujuan.

Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api.
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api. (TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Jumlah tersebut turun 50 persen dibanding pekan sebelumnya pada 26-28 Juni 2021, yakni sebanyak 104.072 pelanggan.

Mulai 5 Juli 2021, pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama.

Sejak pemberlakuan aturan baru tersebut, terjadi penurunan jumlah pelanggan KA Jarak Jauh sebesar 65 persen.

Baca juga: Update Titik Penyekatan Jalan Tol Jasa Marga Selama PPKM Darurat

Pada 5 Juli, KAI memberangkatkan 8.829 pelanggan KA Jarak Jauh, turun drastis dibanding keberangkatan 4 Juli sebanyak 25.495 pelanggan.

"Penurunan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai membatasi pergerakan mereka sesuai arahan dan kebijakan pemerintah pada masa PPKM Darurat," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Joni menjelaskan, penurunan itu juga sebanding dengan pengurangan jumlah perjalanan yang dilakukan KAI.

Pada periode PPKM Darurat, KAI mengurangi perjalanan KA Jarak Jauh sebanyak 44 persen dibanding perjalanan di bulan Juni 2021.

Baca juga: Terbaru, Jadwal dan Tarif Kereta Bandara Selama Masa PPKM Darurat Jawa-Bali

Dari rata-rata 122 perjalanan KA Jarak Jauh per hari di bulan Juni, menjadi 68 perjalanan KA Jarak Jauh per hari pada masa PPKM Darurat.

KAI hanya mengizinkan masyarakat naik kereta api jika sudah memenuhi seluruh persyaratan.

Petugas akan memeriksa dengan tegas, cermat, dan teliti seluruh kelengkapan calon penumpang.

Untuk membantu masyarakat melengkapi persyaratan, KAI membuka layanan vaksinasi Covid-19 gratis di sejumlah stasiun.

Kini, terdapat 11 Stasiun yang menyediakan vaksinasi Covid-19 gratis khusus pelanggan KA Jarak Jauh, di antaranya:

• Gambir
• Pasar Senen
• Bandung
• Cirebon
• Semarang Tawang
• Purwokerto
• Yogyakarta
• Solo Balapan
• Madiun
• Jember
• Malang

Baca juga: Aturan PPKM Darurat, Penumpang KRL Wajib Pakai Masker Ganda atau Masker N95

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved