Breaking News:

Fakta Unik Roti Buaya, Kuliner Ikonik yang Selalu Ada di Pernikahan Adat Betawi

Selain bentuknya yang unik karena menyerupai buaya, sejarah roti ini ternyata sarat akan makna.

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Pegawai di pabrik dan toko roti Tan Ek Tjoan, Cikini, Jakarta, mengeluarkan roti buaya pesanan pelanggan dari oven. Roti buaya di toko ini hanya dibuat ketika ada yang memesan. Roti yang menyimbolkan kesetiaan ini selalu disertakan dalam pernikahan adat Betawi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Warga Jakarta pasti tidak asing dengan roti buaya.

Roti buaya merupakan kuliner ikonik yang selalu ada dalam pernikahan adat Betawi.

Roti buaya biasanya dijadikan sebagai satu hantaran wajib bagi pengantin suku Betawi.

Selain bentuknya yang unik karena menyerupai buaya, sejarah roti ini ternyata sarat akan makna.

Baca juga: 10 Praktik Kecantikan Kuno Paling Aneh di Dunia, Termasuk Kotoran Buaya Buat Kencangkan Kulit

Dikatakan jika roti buaya merupakan simbol dari kesetiaan.

Mengutip keterangan yang ada di Museum Betawi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, suku Betawi percaya bahwa buaya hanya kawin sekali dengan pasangannya.

Oleh sebab itu, roti ini dipercaya sebagai simbol kesetiaan dalam sebuah pernikahan.

Biasanya, dalam pernikahan roti buaya diletakan di sisi mempelai perempuan dan para tamu.

Sementara itu mengutip dari website Jakarta Tourism, seorang peneliti sejarah Betawi, JJ Rizal mengatakan bahwa makna roti buaya dalam budaya Betawi tak lepas dari letak daerah Kota Jakarta itu sendiri.

Baca juga: Asyik Memancing saat Malam Hari, Pria Ini Diserang Buaya Sepanjang 5 Meter di Atas Perahu

Baca juga: Viral Aksi Pria Tunggangi Buaya Raksasa Pakai Tali Tipis, Begini Respon Warganet

Dahulu, Jakarta dikelilingi oleh 13 sungai. Dari sungai inilah akhirnya buaya-buaya sering bermunculan dan berinteraksi dengan masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved