Breaking News:

Babi Terkecil di Dunia yang Dinyatakan Punah Kembali Ditemukan, Tingginya Cuma 25 Centimeter

Babi ini ukurannya sangat kecil hanya 9 Kilogram, dibanding babi hutan pada umumnya yang beratnya mencapai 100 Kilogram.

Program Konservasi Babi Pygmy via UNILAD
Babi terkecil di dunia yang dinyatakan punah kembali ditemukan di alam liar 

TRIBUNTRAVEL.COM - Babi kerdil atau pygmy hogs merupakan babi terkecil di dunia yang terdaftar sebagai satwa asal negara bagian Assam, India.

Babi ini ukurannya sangat kecil dibanding babi hutan pada umumnya yang beratnya mencapai 100 Kilogram.

Sementara babi kerdil tingginya hanya 10 inci dan berat tidak lebih dari 22 pon (tinggi 25 Centimeter dan berat 9 Kilogram).

Setelah dinyatakan punah, babi kerdil ditemukan kembali tahun 1970-an.

Para konservasionis terus dikembangbiakkan pada 1990-an sebagai upaya memperbanyak jumlah hewan tersebut.

Babi kerdil awalnya ditemukan ilmuwan Barat pada tahun 1874.

Dalam artikel di laman National Geographic disebutkan, babi-babi itu dibesarkan di penangkaran sebelum dilepaskan ke Assam, sebuah negara bagian di timur laut India.

Baca juga: Viral di Medsos, Pendaki Gunung Prau Terserang AMS hingga Harus Digendong Turun Gunung

Baca juga: Viral Video Kelelawar Terbang di Kabin hingga Sebabkan Pesawat Air India Putar Balik

Baca juga: 3 Tempat Wisata Bersejarah di Ende NTT, Coba Kunjungi Museum Tenun Ikat

Beberapa babi telah dilepaskan di Taman Nasional Manas dan Orang (Manas and Orang National Parks).

Sementara yang lain dilepaskan di cagar alam nasional Barnada dan Sonai Rupai (semuanya berada di Assam, India).

Babi kerdil ini mulanya dikembangbiakkan lebih dari dua dekade lalu.

Sekitar 130 babi kerdil dilepaskan di lokasi tersebut antara tahun 2008 dan 2020.

Dikutip TribunTravel dari laman UNILAD, Selasa (1/6/2021), bicara soal peningkatan populasi satwa, Parag Deka, direktur Progaram Konservasi Babi Kerdil Guwahati mengatakan sangat penting baginya untuk terus menyelamatkan spesies ini dari kepunahan.

Deka juga mengatakan, progam ini akan melepaskan 60 ekor babi lagi ke Manas dalam lima tahun ke depan.

Baca juga: Wisatawan Menyelinap ke Pulau Pribadi Jeffrey Epstein, Ungkap Keanehan di Sana

Baca juga: Pilot 60 Tahun Nonton Video Panas saat Terbangkan Pesawat, Dihukum Denda Puluhan Juta

Baca juga: Kelelawar Muncul dan Terbang di Kabin Sebabkan Pesawat Harus Kembali ke Bandara Asal

(TribunTravel.com/tyas)

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved