Breaking News:

Korea Utara Bangun Wisata Gunung Kumgang, Digadang-gadang Jadi Resor yang Bikin Iri

Gunung Kumgang kabarnya akan menjelma jadi wisata resor Korea Utara yang dapat membuat iri seluruh dunia.

Editor: Kurnia Yustiana
Gambar oleh Alex_Berlin dari Pixabay
Ilustrasi Korea Utara 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gunung Kumgang dulunya pernah menjadi simbol perdamaian antara Korea Utara dan Korea Selatan.

Gunung indah itu kabarnya akan menjelma jadi wisata resor Korea Utara yang dapat membuat iri seluruh dunia.

Dalam kunjungan ke area itu beberapa waktu lalu, Perdana Menteri Kim Tok-Hun memanggil semua untuk bergerak maju dengan proyek perkembangan mengubah Gunung Kumgang menjadi resor modern dan turisme internasional inklusif.

"Hal itu bisa dilaksanakan dengan mempertahankan prinsip kenyamanan dan keindahan arsitektural dalam konstruksi, sehingga orang-orang bisa menikmati keindahan alami," lapor Rodong Sinmum, koran resmi untuk Komite Pusat Partai Buruh Korea.

Menyebut resor Korea Utara yang lain, yang sebagian besar dibangun oleh perusahaan Korea Selatan Hyundai Asan, Kim "menekankan perlunya membangun area turis dengan cara kita yang sesuai dengan karakter nasional dan modern."

Baca juga: Selain Korea Utara, 4 Negara Ini juga Sulit Dikunjungi Turis Mancanegara

Baca juga: 6 Kuliner Khas Korea Utara, Ada Pyongyang Cold Noodles yang Menyegarkan

Tahun lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un menggambarkan fasilitas itu sebagai "campur aduk tanpa karakter nasional" dan "tenda barak di wilayah terkena bencana" sebelum memerintahkan mereka dihancurkan.

Hanya 50 km dari zona demiliterisasi yang membagi semenanjung Korea menjadi dua, Kumgang mulai menerima turis dari Korea Selatan sejak 1998.

Lalu 10 tahun kemudian, lebih dari sejuta warga Korea Selatan mulai masuki resor itu, yang dioperasikan oleh Hyundai Asan, tapi pekerjanya para warga Korea Utara.

Walaupun begitu, tahun 2008, penembakan fatal kepada turis yang melenceng dari jalur yang ditentukan memimpin sanksi turisme yang melibatkan pengunjung dari Korea Selatan.

Sebelum pandemi Covid-19, Kumgang juga menerima sebagian besar turis China.

Dengan konstruksi terencana dan seperti apa yang ditulis Rodong Sinmum "hotel kelas dunia, lapangan golf, tempat ski, dan lain sebagainya," resor itu sepertinya menempatkan ambisi internasional, tidak hanya membuat iri dunia tapi juga menarik turis dari seluruh dunia.

Namun, kenyataan lain dibeberkan kantor berita Associated Press, yang laporkan "transportasi buruk Korea Utara membuat sulit membawa sejumlah besar turis ke sana".

Dalam unggahan di platorm internet terbuka Medium, ahli biologi dan konservasi John MacKinnon yang mengunjungi Gunung Kumgang "untuk membantu DPRK mendapat status Warisan Dunia" pada Oktober 2019 lalu, menulis mengenai perjalanan daratnya yang "panjang dan penuh batu selama 5 jam" pada jalan "yang belum diperbaiki puluhan tahun" dari Pyonyang untuk menuju wilayah tersebut.

Lebih jauh lagi, ada yang yakin diskusi pengembangan Kumgang bukan mencari potensi turisme tapi untuk pamer.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved