Breaking News:

WN China Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Lion Air Soal Penerbangan Charter Rute Wuhan-Jakarta

Puluhan WN China tersebut masuk ke Indonesia dengan pesawat sewaan yang sama pada Selasa (4/5/2021).

Instagram/@lionairgroup
Ilustrasi maskapai penerbangan Lion Air Group 

TRIBUNTRAVEL.COM - Di tengah pandemi Covid-19 dan larangan mudik lebaran 2021, heboh datangnya puluhan warga negara China ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Puluhan WN China tersebut masuk ke Indonesia dengan pesawat sewaan pada Selasa (4/5/2021).

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (8/5/2021), hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara.

Baca juga: Bocah Lima Tahun Tolak Pakai Maker, Satu Keluarga Dikeluarkan dari Pesawat

"Benar pada Selasa, 4 Mei 2021 jam 14.55 WIB telah mendarat 85 WN China dan tiga WNI dengan pesawat China Southern Airlines (charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta," kata Angga kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

Adanya kehebohan WN China masuk Indonesia, membuat sejumlah maskapai Tanah Air angkat bicara, tak terkecuali Lion Air Group.

Lion Air Grop memberikan keterangan resmi sehubungungan dengan operasional dan layanan penerbangan sewa (charter) rute Internasional yang melayani Jakarta - Wuhan - Jakarta.

Prosedur pemeriksaan terbaru Bandara Soekarno-Hatta
Prosedur pemeriksaan terbaru Bandara Soekarno-Hatta (Instagram/ @angkasapura2)

Melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Tianhe, Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok.

Lion Air menegaskan dan telah memastikan bahwa penerbangan tersebut bukan penerbangan internasional berjadwal.

Melainkan penerbangan sewa untuk penumpang khusus secara grup (bukan penumpang umum) yang dijalankan oleh Lion Air.

Baca juga: Sophia Latjuba hingga Michelle Ziudith Takut Naik Pesawat, Ada yang Trauma Turbulensi Hebat

Lion Air juga mengaku sudah memenuhi persyaratan terbang dan mendapatkan izin terbang pada 18-19 April 2021 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved