Breaking News:

Lion Air Akan Layani Penerbangan Wuhan-Jakarta? Berikut Penjelasan Kemenhub

Kementerian Perhubungan menyatakan, penerbangan maskapai Lion Air dengan rute Wuhan-Jakarta atau ke Bandara Soekarno-Hatta

Instagram/ @lionairgroup
Ilustrasi maskapai Lion Air Group 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kementerian Perhubungan menyatakan, penerbangan maskapai Lion Air dengan rute Wuhan-Jakarta atau ke Bandara Soekarno-Hatta bukanlah penerbangan berjadwal.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan, pihaknya sudah memberikan izin terbang untuk penerbangan itu.

Tepatnya untuk penerbangan 18-19 April 2021.

Penerbangan ini juga telah memenuhi syarat keimigrasian dan kesehatan, serta kepentingan nasional dalam menangani penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Lion Air Tambah 12 Layanan Gratis Rapid Test Antigen Covid-19, Simak Lokasinya

Pesawat Lion Air
Pesawat Lion Air (Instagram.com/@lionairgroup)

Penerbangan internasional rute Wuhan-CGK yang dilayani oleh Lion Air ini, telah dipastikan bahwa penerbangan tersebut merupakan penerbangan yang dilakukan dengan sistem charter.

Penerbangan internasional dengan sistem charter pada rute Wuhan-CGK tersebut, diketahui membawa penumpang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang telah memenuhi syarat keimigrasian.

TKA China tersebut juga harus sudah memenuhi persyaratan dokumen kesehatan, serta selanjutnya melakukan proses karantina sesuai ketentuan yang berlaku.

Penerbangan charter maskapai Lion Air ini membawa tenaga kerja asing dan semua penumpang telah memenuhi syarat keimigrasian berupa VISA/KITAP/KITAS dan mempunyai dokumen kesehatan berupa hasil test PCR dengan hasil negatif, serta selanjutnya dilakukan karantina dan telah dilakukan test PCR sebanyak 2 kali.

Sebagaimana diketahui, sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Pasal 93, mencantumkan bahwa kegiatan angkutan udara niaga tidak berjadwal luar negeri yang dilakukan oleh badan usaha angkutan udara niaga nasional wajib mendapatkan persetujuan terbang dari Menteri.

Dalam hal ini termasuk pengendalian Covid-19 di Indonesia. yakni melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 21 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Serta persyaratan keimigrasian pada Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Baca juga: Terbaru! Syarat Naik Pesawat Lion AIr Group, Wajib Rapid Test Antigen

Baca juga: Lion Air Group Sediakan Layanan Rapid Test Antigen Pertama di Jambi, Simak Lokasi dan Tarifnya

Baca juga: Pertama di Tarakan, Lion Air Group Sediakan Layanan Rapid Test Antigen COVID-19

Baca juga: Lion Air Group Sediakan 2 Fasilitas Layanan Rapid Test Antigen Covid-19 di Bengkulu, Simak Lokasinya

Baca juga: Lion Air Group Sediakan Layanan Rapid Test Antigen Covid-19 di Labuan Bajo

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Ikuti kami di
Penulis: Septi Nandiastuti
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved