Breaking News:

Gempa 6,8 Skala Magnitudo Guncang Tohoku Jepang, Shinkansen Berhenti Beroperasi 3 Jam

Pantai timur laut Jepang diguncang gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Magnitudo, Sabtu (1/5/2021) membuat shinkansen berhenti beroperasi 3 jam.

Unsplash.com/@fikrirasyid
Ilustrasi Shinkansen di Jepang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pantai timur laut Jepang diguncang gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Magnitudo, Sabtu (1/5/2021).

Gempa bumi terkini di Jepang itu membuat kereta api cepat atau shinkansen berhenti beroperasi selama 3 jam.

Pusat gempa, disampaikan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), berada di kedalaman 47 kilometer Pasifik di sekitar Kota Ishinomaki, Prefektur Miyagi.

Meski tak berpotensi Tsunami, sedikitnya ada tiga orang terluka akibat Gempa Tohoku yang guncangan kuatnya terasa hingga di Tokyo ini.

Shinkansen Berhenti Beroperasi

Gempa bumi dengan kekuatan 6,8 magnitudo (awalnya diperkirakan 6,6 magnitudo) mengguncang Kota Osaki, Kota Wakuya, dan Kota Ishinomaki, Prefektur Miyagi, Tohoku, Sabtu (1/5/2021) jam 10:27 pagi kemarin.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, pusat gempa berada di lepas pantai Prefektur Miyagi, kedalaman pusat gempa diperkirakan 51 km (diperbarui dari nilai awal sekitar 60 km), dan magnitudo (M) menunjukkan besarnya gempa 6,8.

Gempa ini membuat kereta super cepat Jepang Shinkansen berhenti sedikitnya 3 jam.

"Harap berhati-hati, berbahaya, terhadap gempa dengan intensitas seismik maksimum 5 atau lebih tinggi selama sekitar seminggu mendatang setelah gempa.

Khususnya sekitar 2 hingga 3 hari setelah gempa," ungkap Shinya Tsukada, Kepala Divisi Pemantauan Gempa dan Tsunami, Sabtu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved