Breaking News:

Spanyol Siap Sambut Wisatawan Internasional Pada Awal Juni 2021

Spanyol akan menyambut pelancong internasional pada Juni 2021, tepatnya pada saat musim panas tiba.

Pixabay/ledinaa
Ilustrasi suasana pantai di Benidorm, Spanyol 

TRIBUNTRAVEL.COM - Spanyol akan menyambut pelancong internasional pada Juni 2021, tepatnya pada saat musim panas tiba.

Spanyol akan memperkenalkan skema sertifikat kesehatan digital COVID baru yang dapat memulai sektor pariwisata pada awal Juni.

Melansir dari laman LonelyPlanet.com (29/4/2021), para pejabat pariwisata Spanyol optimis bahwa negaranya akan memiliki protokol yang tepat yang akan diterapkan untuk menyambut kembali para wisatawan dari seluruh dunia.

Sertifikat digital ini akan menunjukkan bukti bahwa wisatawan telah divaksinasi penuh terhadap COVID-19 dan telah diuji secara negatif untuk virus atau memang telah pulih dari penyakitnya.

Baca juga: Heboh Bule Lukis Masker di Wajah Demi Tipu Petugas, Imigrasi Segera Ambil Tindakan

Ilustrasi suasana pantai di Benidorm, Spanyol
Ilustrasi suasana pantai di Benidorm, Spanyol (Pixabay/ledinaa)

"Spanyol akan siap membuka pada bulan Juni untuk memberi tahu semua wisatawan di seluruh dunia bahwa kamu dapat mengunjungi negara kami," kata Valdes pada KTT tersebut, menurut laporan kantor berita Spanyol Europa Press.

Awal bulan ini, negara-negara anggota Uni Eropa setuju untuk maju dengan Digital Green Certificate.

Sebab, Digital Green Certificate berupaya untuk memfasilitasi perjalanan yang aman di seluruh benua tersebut secepatnya pada musim panas ini.

Langkah sementara akan menggunakan kode QR untuk menginformasikan otoritas yang tepat tentang status kesehatan seorang wisatawan.

Informasi tersebut mencakup apakah mereka telah menerima vaksin Covid-19 yang disetujui, sepenuhnya pulih dari Covid-19, atau dites negatif dalam jangka waktu yang dapat diterima.

UE juga sedang dalam pembicaraan dengan AS tentang mengizinkan wisatawan Amerika yang divaksinasi untuk mengunjungi Eropa musim panas ini.

Spanyol merupakan tujuan paling banyak dikunjungi kedua di dunia setelah Prancis dan menerima 80 juta pengunjung internasional per tahun.

Ketika keadaan darurat diumumkan pada 25 Maret 2020 dan perbatasan ditutup, sektor pariwisata yang menyumbang sekitar 12% dari PDB negara itu pun terhenti.

Sementara ancaman virus masih ada dan jam malam serta pembatasan lainnya tetap diberlakukan di seluruh Spanyol.

Pemerintah Spanyol berharap 70% dari populasi orang dewasa divaksinasi pada akhir musim panas.

Saat ini 22% orang dewasa memiliki setidaknya suntikan vaksin pertama mereka, menurut El País.

Baca juga: Lebih dari Satu Dekade, Sejumlah Pesawat Terbengkalai di Bandara Utama Spanyol Belum Juga Terbang

Baca juga: Spanyol Luncurkan Layanan Kereta Peluru Berbiaya Murah Antara Madrid dan Barcelona

Baca juga: 10 Tradisi Aneh di Dunia yang Masih Eksis, Termasuk Lompat Bayi di Spanyol

Baca juga: Daftar Harga Kapal Selam Canggih, Ada yang Sampai Puluhan Triliun

Baca juga: Geser Selandia Baru, Singapura Jadi Tempat Terbaik Selama Pandemi Covid-19

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved