Breaking News:

Nekat! Traveler Selundupkan Puluhan Burung Kutilang Dalam Rol Rambut, Diringkus di Bandara

Tak disangka, seorang traveler pria ini menyelundupkan 29 burung kutilang hidup dalam rol rambut.

Editor: Kurnia Yustiana
Tribunjogja
Ilustrasi burung 

TRIBUNTRAVEL.COM - Petugas di sebuah bandara New York, Amerika Serikat berhasil meringkus seorang traveler pria yang menyelundupkan sejumlah burung kutilang hidup.

Pria itu adalah seorang penumpang berusia 26 tahun yang terbang dari Guyana.

Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) di Bandara Internasional John F. Kennedy menemukan burung kutilang tersebut pada Minggu (28/3/2021).

Saat itu sedang dilakukan pencarian sekunder terhadap seluruh bagasi pelancong yang tiba.

Secara tidak terduga, petugas menemukan total 29 burung kutilang yang sengaja disembunyikan di dalam rol rambut.

Melansir laman Foxnews.com pada Jumat (1/4/2021), petugas CBP menyita dan mengkarantina burung sebelum menyerahkannya ke Layanan Hewan USDA.

Hal ini disanrakan oleh Layanan Ikan dan Margasatwa Amerika Serikat (AS).

Atas tindakannya ini Pria (26) tidak dituntut secara pidana.

Dia diizinkan untuk menarik permintaannya untuk memasuki negara itu dan kembali ke Guyana pada hari Senin.

Meski demikian, pihak CBP tetap menjatuhinya denda sebesar Rp 4 juta lebih.

"Penyelundupan burung-burung ini dengan pengeriting rambut menunjukkan kengerian perdagangan satwa liar," kata Ryan Noel, Agen Khusus Penanggung Jawab Kantor Penegakan Hukum Dinas Ikan dan Margasatwa AS.

"Saya ingin berterima kasih kepada Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS dan Departemen Pertanian AS atas bantuan mereka dalam kasus ini. Dengan bekerja sama, kami dapat membantu melindungi manusia, dan satwa liar, untuk generasi mendatang," ujarnya lagi.

Lebih lanjut lagi Layanan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tanaman USDA mengatakan, unggas yang diimpor secara tidak benar ke AS menimbulkan risiko penyebaran flu burung ke industri unggas.

Menurut USDA setiap pengiriman lebih dari enam burung dianggap tindakan komersial.

TONTON JUGA:

Insiden aneh semacam ini rupanya bukan terjadi untuk pertama kalinya.

Pihak CBP juga pernah dipaksa untuk menyita pengiriman burung finch yang tiba dari Guyana di Bandara Internasional JFK.

Pada 2018, seorang penumpang yang tiba dihentikan dengan 70 kutilang di bagasi jinjingnya.

Kemudian pada 2019, seorang pria Connecticut yang kembali dari Amerika Selatan ditemukan menyelundupkan 34 kutilang.

Kedua kali, penyelundup menggunakan pengeriting rambut untuk mengangkut burung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved