Breaking News:

Pria Ini Nekat Selundupkan 74 Bunglon dalam Kaus Kaki dan Wadah Es Krim

Seorang pria mencoba menyelundupkan 74 bunglon yang dilindungi melalui bandara Austria dengan menyembunyikannya di kaus kaki dan wadah es krim kosong.

Three-shots /Pixabay
Bunglon, hewan eksotis yang sering diselundupkan secara ilegal 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria mencoba menyelundupkan 74 bunglon yang dilindungi melalui bandara Austria dengan menyembunyikannya di kaus kaki dan wadah es krim kosong di kopernya. 

Pria itu ditangkap di bagian pengawasan bea cukai di Wina setelah melakukan perjalanan dari Tanzania melalui Ethiopia, The Associated Press melaporkan.

Setelah pihak berwenang menyita reptil berwarna-warni itu, bunglon dibawa ke Kebun Binatang SchÓ§nbrunn di Wina.

Sayang, 3 dari 73 bunglon yang diselundupkan tidak selamat.

Kebun binatang mengidentifikasi semua bunglon berasal dari Pegunungan Usambara di Tanzania, TribunTravel melansir dari laman livescience.

Orang-orang secara teratur memburu bunglon Tanzania dari Pegunungan Usambara untuk dijual dalam perdagangan hewan peliharaan yang eksotis, tetapi tidak semua melakukannya secara legal.

Baca juga: Butuh Uang, Pramugari Selundupkan Heroin Bernilai Jutaan Dolar ke Australia

Perdagangan legal hewan membutuhkan izin dan pihak berwenang membatasi jumlah bunglon yang dapat dikumpulkan dan diekspor, menurut laporan 2011 di jurnal Herpetological Conservation and Biology. 

Hewan-hewan tersebut menghadapi kehilangan habitat yang besar, jadi jika terlalu banyak bunglon diambil dari wilayah tersebut, mereka pada akhirnya dapat punah. 

Bunglon, resptil eksotis yang sering diselundupkan secara ilegal
Bunglon, resptil eksotis yang sering diselundupkan secara ilegal (Free-Photos /Pixabay )

Kebanyakan bunglon dilindungi berdasarkan Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Flora dan Fauna Liar yang Terancam Punah (CITES) Pasal II, yang mensyaratkan berbagai sertifikat untuk memperdagangkan hewan secara legal. 

Untuk menyimpan bunglon secara ilegal di kaus kaki dan wadah es krim, pria yang ditangkap di Wina akan menghadapi denda hingga 6.000 euro, kata kementerian keuangan Austria dalam sebuah pernyataan, menurut The Associated Press. 

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Rizky Tyas Febriani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved