Breaking News:

Kapal Pesiar Raksasa Dilarang Berlabuh di Pusat Kota Venesia, Ini Alasannya

Pemerintah Italia melarang kapal pesiar raksasa dan kapal kontainer memasuki pusat kota Venesia.

Instagram/ @venice_in_out_and_around
Kanal di Venesia, Italia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Italia melarang kapal pesiar raksasa dan kapal kontainer memasuki pusat kota Venesia.

Sebaliknya, mereka harus berlabuh di Porto Marghera, sebuah pelabuhan industri sekira 6 mil dari perhentian sebelumnya di St Mark's Square.

Aturan tersebut berlaku untuk kapal penumpang dengan berat lebih dari 40.000 gross ton, menurut Kementerian Infrastruktur dan Transportasi Berkelanjutan Italia.

Melansir laman USA TODAY, Menteri Kebudayaan Dario Franceschini menyebut larangan kapal pesiar itu keputusan adil yang telah ditunggu selama bertahun-tahun.

Seruan pelarangan mencapai puncaknya pada 2019 ketika sebuah kapal pesiar yang tidak terkendali menabrak dermaga dan perahu wisata di Kanal Giudecca, melukai lima orang.

Kementerian Perhubungan menjelaskan bahwa larangan kapal pesiar sebagai langkah pertama menuju solusi definitif dan struktural untuk masalah kapal besar yang memasuki kota.

Baca juga: Akibat Air Sungai Surut, Gondola di Venesia Tak Bisa Beroperasi

Ilustrasi kapal pesiar raksasa melintasi kanal di Venice.
Ilustrasi kapal pesiar raksasa melintasi kanal di Venice. (Flickr/ Son of Groucho)

Menurut situs web kementerian, Otoritas Pelabuhan Laut Adriatik Utara akan mencoba menemukan solusi berkelanjutan yang mempertemukan kebutuhan bisnis dengan perlindungan warisan kota dan jalur airnya.

Pada tahun lalu, kualitas air di laguna Venesia telah meningkat.

Perubahan itu terkait dengan tidak adanya kapal penumpang besar selama setahun setelah industri pelayaran ditutup akibat pandemi virus corona.

Bulan lalu, lumba-lumba bahkan terlihat di Kanal Besar Venesia.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved