Breaking News:

Ramadan 2021

Inilah Alasan Kenapa Kolak Selalu Identik dengan Bulan Ramadan

Perpaduan rasa manis dan gurih membuat makanan ini terasa segar ketika dinikmati usai sehari penuh menahan lapar dan dahaga.

Editor: Sinta Agustina
Rumah Mesin
Kolak. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bicara soal menu buka puasa, tak akan pernah jauh dari kolak.

Sejak zaman dahulu, kolak menjadi hidangan yang selalu dicari-cari ketika waktu Magrib tiba.

Wajar memang jika hidangan ini begitu digemari, terutama ketika berbuka puasa.

Perpaduan rasa manis dan gurih membuat makanan ini terasa segar ketika dinikmati usai sehari penuh menahan lapar dan dahaga.

Meskipun makanan ini bisa kita temui di luar bulan Ramadan, tapi hidangan ini selaku identik sebagai hidangan khas ketika berbuka puasa.

Lalu, mengapa makanan ini sangat identik dengan bulan Ramadan?

Kolak Biji Salak Sajian Takjil Khas Selama Bulan Ramadan
Kolak Biji Salak Sajian Takjil Khas Selama Bulan Ramadan (instagram.com/@sauzanafandi)

Menurut sejarawan dan penulis buku Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Nakanan Indonesia, Fadly Rahman, makanan khas Ramadan ini bisa jadi mendapat pengaruh dari budaya Arab.

"Entah ini hanya sekadar kebetulan atau tidak, kata kolak ini berasal dari kata 'Khalik'," paparnya saat dihubungi per telepon, Kamis (24/5/2018).

"Khalik" merupakan kata dari bahasa Arab yang berarti Tuhan, pencipta alam semesta.

Banyak pakar sejarawan yang menyebut makanan bersantan ini pernah dipakai sebagai sarana untuk menyebarkan agama Islam.

"Memang belum ada sumber pasti yang menyebut kolak dipakai sarana untuk menyebarkan agama Islam. Tapi, jika dilihat dari bahan-bahan kolak yang memanfaatkan potensi lokal, kemungkinan besar itu terjadi," papar Fadly.

Gula aren yang dipakai dalam kolak, misalnya, tersebar dari ujung timur hingga barat nusantara.

Apalagi, menurut Fadli, Indonesia menjadi pengekspor gula aren terbesar di dunia.

Selain itu, Indonesia merupakan negara tropis yang banyak menumbuhkan bahan makanan seperti pisang dan ubi, bahan makanan yang kerap dipakai sebagai kolak.

"Itu artinya sejak beraba-abad lalu, bahan makanan ini sangat eksis di nusantara," ucap Fadly.

"Ini menunjukkan bagaimana perpaduan lokal dan Islam bisa cocok sebagai bagian dari tradisi Islam nusantara," tambahnya.

Bagaimana pun, kata Fadly, kolak sudah lekat sebagai selera kolektif makanan Indonesia.

Oleh karena itu, kolak menjadi makanan yang identik dengan bulan puasa.

Baca juga: 4 Pasar Ramadan di Berbagai Kota Ini Surganya Jajanan Enak Buat Takjil Buka Puasa

Baca juga: 3 Pilihan Transportasi Terbaik menuju Flora Wisata San Terra di Malang

Baca juga: 7 Kuliner Tradisional yang Cuma Ada saat Ramadan, Pernah Coba Kicak?

Baca juga: Resep Dawet Ayu Khas Banjarnegara, Minuman yang Cocok Diminum saat Cuaca Panas

Baca juga: Menu Takjil Buka Puasa Khas Jawa Barat, Ada Kue Awug hingga Bandros yang Lezat

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mengapa Kolak Identik dengan Bulan Ramadhan?

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved