Breaking News:

Serangan Lebah Sebabkan Masalah Serius di Pesawat, Sejumlah Pilot Diimbau Waspada

CASA memperingatkan tawon yang bersarang dan memblokir tabung pitot atau port statis pesawat yang dapat menyebabkan masalah serius.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Flickr.com/Jack Wolf
Ilustrasi - Tawon lubang kunci yang menyebabkan masalah serius di pesawat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pengawas Keselamatan Penerbangan Australia, Civil Aviation Safety Authority (CASA) menandai bahaya yang disebabkan lebah lubang kunci di sejumlah bandara Queensland.

Dalam peringatan yang dikeluarkan minggu lalu, CASA memperingatkan lebah yang bersarang dan memblokir tabung pitot atau port statis pesawat yang dapat menyebabkan masalah serius.

Dilansir dari Simple Flying, Jumat (19/2/2021), akhir tahun lalu ada laporan masalah yang disebabkan oleh lebah lubang kunci (Pachodynerus Nasidens) di Bandara Brisbane.

Baca juga: Muncul Asap di Kokpit dan Kabin, Pesawat Ini Mendarat dengan Selamat Meski Penerbangan Dialihkan

Hama eksotis tersebut mendirikan sarang di sekitar bandara dan bertanggungjawab atas beberapa insiden yang melibatkan pesawat jet penumpang.

Bandara Brisbane bertindak lebih jauh dengan menugaskan penelitian tentang masalah tersebut untuk menemukan solusi.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa:

"Setelah tiba di Australia, spesies ini telah berkembang dalam lingkungan yang menantang tetapi yang menyediakan semua persyaratan dasar untuk kelangsungan populasi dan telah mengidentifikasi peluang bertelur potensial yang bersifat sementara dan bergerak. Dengan melakukan itu, (lebah lubang kunci) menimbulkan risiko yang signifikan terhadap keselamatan penerbangan."

Memberantas lebah lubang kunci di sekitar bandara tidak akan mungkin dilakukan.

Para peneliti menyarankan untuk belajar hidup dengan dan mengelola masalah.

Itu termasuk mencakup tabung pitot atau port statis dan rongga pesawat lainnya bahkan pada putaran pendek.

Pengamat melihat lebah mendengung di pesawat hanya beberapa menit setelah mereka berhenti di gerbang.

Satu insiden yang melibatkan pemeriksaan suhu udara yang diblokir pada A320 terjadi setelah pesawat hanya menghabiskan waktu 30 menit di darat di Brisbane.

"Tabung pitot atau port statis yang diblokir (atau bahkan diblokir sebagian) dalam penerbangan dapat menyebabkan hilangnya kecepatan udara atau indikasi ketinggian. Ini diklasifikasikan sebagai berbahaya. Menyesatkan dan atau tidak berfungsi tanpa peringatan bisa menjadi bencana besar," kata peringatan CASA tanggal 10 Februari.

CASA mengatakan menutupi ventilasi dan lubang pesawat

CASA mencatat masalah lebah tampaknya sebagian besar terbatas di Bandara Brisbane.

Tapi mereka telah terlihat di Bandara Emerald, 830 kilometer barat laut.

Emerald menyelenggarakan penerbangan reguler QantasLink Dash 8.

"Sebagai spesies yang mudah beradaptasi dan sangat mudah bergerak, lebah lubang kunci berpotensi menyebar dari Brisbane ke bagian lain di Australia yang iklimnya cocok, termasuk melalui pesawat atau peralatan pendukung darat bersama."

CASA memiliki bukti bahwa sarang lebah benar-benar menghalangi tabung pitot, ventilasi tangki bahan bakar, dan saluran air.

Regulator keamanan mengatakan menerima sekitar lima laporan insiden setiap tahun yang melibatkan pesawat besar dan kecil yang berkaitan dengan sarang lebah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved