Breaking News:

Air Terjun di Selandia Baru Tiba-tiba Beraroma Busuk, Ada Limbah Kotoran Manusia dan Hewan

Sebuah air terjun populer di selatan Auckland, Selandia Baru terpaksa ditutup setelah ditemukannya limbah kotoran manusia dan hewan.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Instagram/ @m_loves2explore
Ilustrasi- Air Terjun Waitangi, Waiuku, Selandia Baru. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah air terjun populer di selatan Auckland, Selandia Baru terpaksa ditutup setelah ditemukannya limbah kotoran manusia dan hewan yang muncul mendadak.

Air Terjun Waitangi di Waiuku merupakan tempat berenang yang populer bagi penduduk setempat dan wisatawan.

Menurut laporan yang dilansir dari news.com.au, Rabu (3/2/2021), air terjun ini penuh dengan kotoran sehingga daerah itu berbau busuk dan penduduk merasa jijik.

"Mengerikan, itu sampah," kata salah satu orang yang dilansir dari NewsHub.

Baca juga: Karena Alasan Ini, Selandia Baru Ajak Turis Tidak Berpose Seperti Influencer saat Foto

"Saya bahkan tidak akan mendekat dari posisi saya sekarang," ujar yang lain.

Sementara, yang lain juga menambahkan, "Airnya penuh dengan kotoran hewan dan kotoran manusia."

Sebelumnya, air terjun ini juga ditutup selama beberapa hari selama musim panas.

Bau dan peningkatan bakteri E.coli telah membuat para perenang berbondong-bondong pergi, mengingat hal itu dapat menyebabkan penyakit termasuk muntah dan diare.

Penduduk lokal, Dorothy Hoskins mengatakan dia ngeri melihat tempat di mana dia pernah berenang dengan cucunya beralih menjadi 'toilet'.

"Aku benar-benar ngeri, aku muak untuk turun atau berenang jika disambut 'kotoran'. Ini menghancurkan jiwa," katanya.

Honskins yang hampir meninggal karena infeksi E.coli saat berada di Amerika Selatan mengatakan, "Air terjun ini perlu penanganan."

"Tujuh hari yang lalu, air terjun ini mengalir ke Pelabuhan Manukau, pelabuhan yang indah di mana orang-orang tinggal di sana. Sesuatu perlu dilakukan sekarang untuk air terjun tersebut," imbuhnya.

Foto Terakhir Seorang Pria yang Berhasil Diabadikan Sebelum Jatuh dari Tebing Air Terjun

Seorang wisatawan mengambil gambar terakhir dari pria beberapa saat sebelum  terpeleset dan jatuh dari tebing air terjun.

Pria tersebut diketahui berpose di bibir tebing air terjun Victoria saat berwisata bersama seorang rekannya.

Roy George Tinashe Dikinyay (40) tewas dan ditemukan 5 km di hilir Air Terjun Victoria, tujuan wisata ikonik di Zimbabwe.

Melansir laman News.com.au, Zimbabwe's Newsday melaporkan bahwa dia bergantian dengan seorang rekannya untuk mengambil foto di ngarai tersebut.

Naasnya tak berselang lama, Dikinyay terpeleset dan jatuh di air terjun.

"Kami diberitahu oleh teriakan wanita itu dan dia memberi tahu kami bahwa dia (pria) terpeleset dan jatuh," kata seorang turis kepada Newsday.

"Karena hujan dan kabut, kami tidak dapat melacaknya setelah itu, dan saat itulah kami pergi untuk memberitahu petugas taman," lanjutnya.

Foto terakhir Roy George Tinashe Dikinyay (40) sebelum jatuh dari tebing air terjun.
Foto terakhir Roy George Tinashe Dikinyay (40) sebelum jatuh dari tebing air terjun. (Newsflash / Australscope )
Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved