Breaking News:

Niat Selfie Berlatar Belakang Sunrise, Selebgram Ini Jatuh dari Tebing dan Tewas

Madalyn Davis, 21, jatuh setelah memanjat pagar untuk berpose selfie dengan latar belakang matahari terbit di Diamond Bay di pinggiran timur Sydney.

Free-Photos /Pixabay
Ilustrasi selfie dengan latar belakang sunrise 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berhati-hatilah saat mengambil foto selfie.

Perhatikan di mana kamu berpijak sebelum mengambil gambar.

Jangan sampai keinginanmu mendapatkan foto terbaik justru membuatmu meregang nyawa.

Kejadian ini menimpa selebgram asal Inggris Madalyn Davis.

Madalyn Davis, 21, jatuh setelah memanjat pagar untuk berpose selfie dengan latar belakang matahari terbit di Diamond Bay di pinggiran timur Sydney pada 12 Januari.

Jasad wanita itu ditemukan 55 kaki di bawah permukaan laut, terjepit di bebatuan, menurut pernyataan di Pengadilan Nottingham Coroner.

Madalyn mengikuti pesta rumah dan pergi bersama tujuh orang yang bersuka ria ke "hotspot selfie" untuk menyaksikan matahari terbit.

Madalyn, dari Lincoln, memanjat pagar dan jatuh dari tebing dengan satu dari tiga pria yang bersamanya terdengar berteriak "dia hilang".

Alkohol dan jejak obat-obatan "mengganggu" kemampuannya untuk membuat keputusan dan keseimbangan, kata asisten koroner di Nottinghamshire, Gordon Clow.

'TRAGEDI BESAR'

Dia menambahkan: "Tidak ada cara yang aman saat mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan, kematiannya saat berada di tempat terbaik yang ingin dinikmati orang, tidak diragukan lagi itu bukan yang terakhir.

"Itu adalah tragedi yang sangat besar dari seseorang yang mencoba menjalani hidup mereka sepenuhnya".

Madalyn dua kali melebihi batas konsumsi alkohol yang ditetapkan di Inggris dan ada bukti bahwa dia telah menggunakan amfetamin, kokain, ketamin dan MDMA, sebuah laporan toksikologi ditemukan.

Sebuah kesimpulan dari kematian wanita berusia 21 tahun itu.

Madalyn telah berhenti dari pekerjaannya sebagai penata rias karena bepergian November lalu.

Keluarganya yang patah hati sebelumnya menyebut kematiannya sebagai "akhir dunia kita".

Kakek Arthur Davis memberitahu The Sun: "Ini adalah neraka di bumi bagi kami. Kami benar-benar hancur.

Diamond Bay
Diamond Bay (Yudi, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons)

"Ini adalah kematian kedua dalam keluarga kami yang melibatkan seorang anak.

"Kami benar-benar putus asa, kami hancur dan ibunya tidak mampu mengatasi sama sekali.

"Tidak ada yang lebih tragis bagi keluarga kami, tetapi tragedi yang menyedihkan terjadi setiap hari di suatu tempat."

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved