Breaking News:

Singapura Uji Coba Bus Tanpa Pengemudi, Penumpang Cukup Bayar Rp 2.000

Uji coba bus tanpa pengemudi akan berlangsung selama tiga bulan, dan penumpang dapat memesannya melalui aplikasi.

AFP PHOTO/ROSLAN RAHMAN
Petugas (dua dari kanan) mengecek aplikasi pemesanan penumpang di ponsel, sebelum naik ke bus tanpa pengemudi atau self-driving bus buatan ST Engineering, yang diuji coba dengan rute Singapore Science Park 2 ke stasiun MRT Haw Par Villa, Singapura, pada Selasa (26/1/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pekan ini, Singapura meluncurkan uji coba self-driving bus atau bus tanpa pengemudi.

Singapura memakai teknologi yang dikembangkan di dalam negeri buatan ST Engineering dan mengundang perusahaan-perusahaan asing untuk mencoba bus tanpa pengemudi ini.

Uji coba bus tanpa pengemudi akan berlangsung selama tiga bulan, dan penumpang dapat memesannya melalui aplikasi.

Bus akan berkeliling di pusat bisnis berteknologi tinggi Science Park selama berjam-jam di luar jam sibuk.

Baca juga: Per 31 Januari, Turis yang Pergi ke Singapura Wajib Punya Asuransi Perjalanan Minimal Rp 318 Juta

Melansir AFP, untuk menjajal bus tanpa pengemudi ini penumpang hanya perlu merogoh kocek 0,2 dolar Singapura (Rp 2.000).

Ini bukan uji coba self-driving bus pertama di Singapura, tetapi yang pertama mengenakan biaya.

Uji coba bus tanpa pengemudi pertama di Singapura dilakukan pada 2015, kemudian tes mobil penyapu jalan tanpa sopir diluncurkan awal tahun ini.

Tampilan belakang bus tanpa pengemudi atau self-driving bus buatan ST Engineering, saat berangkat dari lokasi penjemputan di Singapore Science Park 2 menuju stasiun MRT Haw Par Villa, Singapura, pada Selasa (26/1/2021).
Tampilan belakang bus tanpa pengemudi atau self-driving bus buatan ST Engineering, saat berangkat dari lokasi penjemputan di Singapore Science Park 2 menuju stasiun MRT Haw Par Villa, Singapura, pada Selasa (26/1/2021). (AFP PHOTO/ROSLAN RAHMAN)

Meski sangat canggih, pengemudi tetap berada di dalam bus untuk berjaga-jaga bila ada kendala dan jika harus dikemudikan secara manual.

Khor Jing Qian, pelajar berusia 23 tahun, yang naik bus ini untuk menghadiri wawancara beasiswa pada Rabu (27/1/2021) mengatakan, perjalanan sekitar 10 menit yang dirasakannya nyaman dan mudah.

"Tidak biasa melihat pengemudi bus tidak menyetir, tapi saya pernah mendengar teknologi semacam ini, saya pernah melihatnya sebelumnya, jadi saya rasa ini cukup inovatif dan pasti menuju masa depan," katanya kepada AFP.

Tonton juga:

Bus ini juga beroperasi di wilayah lain dengan jadwal tetap sebagai bagian dari uji coba, menurut keterangan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Singapura Uji Coba Bus Tanpa Pengemudi, Tarifnya Cuma Rp 2.000"

Baca juga: Singapura Bakal Rayakan Imlek Secara Drive-Thru, Seperti Apa Ya?

Baca juga: Mulai 24 Januari, Singapura Berlakukan Tes Covid-19 untuk Semua Penumpang di Bandara

Baca juga: Jadwal Garuda Indonesia dari Jakarta ke Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok dan Hong Kong Januari 2021

Baca juga: Panduan Bepergian ke Singapura di Masa Pandemi Covid-19

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Singapura Buat Animal Lovers, Harus Coba Serunya Night Safari

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved