Breaking News:

Berlaku Mulai 5 Februari, PT KAI Akan Gunakan GeNose untuk Pengecekan Covid-19

PT KAI akan menggunakan GeNose untuk pengecekan Covid-19 dengan menggunakan sampel napas.

Dok. kai.id
Uji coba alat deteksi GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (23/1/2021). 

TRIBUNTRAVEL.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menggunakan GeNose untuk pengecekan Covid-19.

Menurut rilis yang diunggah ke dalam situs resmi PT KAI, Minggu (24/1/2021), dilaporkan bahwa PT KAI mendukung penggunaan Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan KAI untuk mendukung screening Covid-19 pada transportasi kereta api.

“Kami menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada (UGM) dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.

Adapun pengambilan sampel dari GeNose C19 berupa embusan napas.

Sementara itu hasil tes nantinya dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit saja.

Baca juga: Layanan Rapid Test Antigen dari PT KAI Kini Hadir di 43 Stasiun

Uji coba alat deteksi GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (23/1/2021).
Uji coba alat deteksi GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (23/1/2021). (Dok. kai.id)

Penggunaan GeNose ini akan efektif dilakukan mulai Jumat (5/2/2021) mendatang, menurut Kompas.com.

Lalu, berapa harga yang harus dibayarkan untuk menggunakan layanan tersebut?

Tarifnya pun diprakirakan berkisar di Rp 20.000 untuk satu kali tes dengan akurasi diatas 90%.

Joni mengatakan, PT KAI berencana akan membeli GeNose C19 yang nantinya akan digunakan di berbagai stasiun kereta api di Indonesia.

"Saat ini PT KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum," ujar Joni.

Penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan dari PT KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

“KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi KAI, karena dapat menjadi salah satu yang pertama menerapkan inovasi tersebut," tutup Joni.

Uji coba alat deteksi GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (23/1/2021).
Uji coba alat deteksi GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat (23/1/2021). (Dok. kai.id)

Baca juga: PT KAI Imbau Masyarakat Siapkan Perjalanan saat Arus Balik Tahun Baru 2021

Baca juga: PT KAI Telah Layani 40 Ribuan Penumpang pada Puncak Arus Balik Libur Natal 2020

Baca juga: Mulai Hari Ini, PT KAI Buka Layanan Rapid Test Antigen di Gedung SCS Tegal

Baca juga: PT KAI Sukses Layani Perjalanan KA Jarak Jauh saat Puncak Libur Natal dan Tahun Baru 2021

Baca juga: Terbaru! PT KAI Gratiskan Pembatalan dan Reschedule Tiket KA Jarak Jauh hingga 3 Bulan

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Ikuti kami di
Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved