Breaking News:

Cara Menyimpan Susu Agar Tidak Basi dan Tahan Lama

Susu segar terutama susu yang baru saja diperah dari hewan ternak cenderung cepat basi.

pixabay.com
SUSU putih. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Susu segar terutama susu yang baru saja diperah dari hewan ternak cenderung cepat basi.

Namun, susu segar bisa lebih awet jika disimpan dengan tepat.

Dr. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, M.Si, Kepala Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan, satu cara  untuk menjaga kesegaran susu adalah menyimpannya di lemari pendingin.

“Segera didinginkan. Kalau bisa di bawah 5 derajat. Karena secara alami susu itu begitu keluar dari ambing hewan sudah mengandung antara 1000-3000 bakteri per mili. Itu normal,” jelas Epi pada Kompas.com, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: Mengintip Proses Pengolahan Susu Kuda Liar di NTB

“Begitu kontak dengan udara, mesin perah, saringan, tangan manusia, itu akan meningkat bakterinya. Supaya ditekan bakteri tidak berkali lipat, makanya didinginkan,” lanjutnya.

Sebelum dikonsumsi, agar aman untuk diminum susu juga perlu dipanaskan lebih dahulu atau dipasteurisasi. Cukup panaskan susu dengan suhu 75 derajat celsius selama 15 detik menggunakan panci.

Jika sudah, sebaiknya susu harus langsung diminum.

Namun jika tak habis, kamu juga bisa menyimpannya di lemari pendingin.

Susu yang sudah dipasteurisasi sendiri dan kamu simpan di lemari pendingin, bisa bertahan lebih kurang tiga hari.

“Satu minggu juga ada yang bisa, tapi supaya aman lebih baik maksimal tiga hari. Simpan di botol atau tumblr tertutup di kulkas,” kata Epi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved