Breaking News:

Hingga 8 Januari, Wisatawan yang Terbang ke Bali Wajib Tes PCR

elaku perjalanan ke pulau Bali masih diharuskan menyertakan surat bukti hasil negatif menggunakan tes RT-PCR.

I Ketut Arnaya via Wikimedia Commons
Broken Beach atau Pasih Uwug dalam bahasa lokal (Bali) terletak di bagian barat daya pulau Nusa Penida. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pelaku perjalanan ke pulau Bali masih diharuskan menyertakan surat bukti hasil negatif menggunakan tes RT-PCR dan/atau surat bukti hasil negatif rapid test antigen hingga tanggal 8 Januari 2021 mendatang.

“Surat Edaran (SE) Satgas Nasional berlaku sampai dengan 8 Januari. Ini yang dipakai, karena SE Gubernur hanya sampai 4 Januari,” kata Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin ketika dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (6/1/2021).

Sebelumnya, dalam SE Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, disebutkan bahwa aturan PCR dan rapid test antigen tersebut berlaku pada 19 Desember 2020 – 4 Januari 2021 saja.

Mengikuti pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali tetap memberlakukan aturan PCR dan rapid test antigen tersebut hingga tanggal 8 Januari 2021.

Aturan tersebut mengikuti SE Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19 yang dikeluarkan Satgas Covid-19 pusat.

Dalam SE tersebut, tertera bahwa syarat hasil negatif RT-PCR yang bisa digunakan adalah yang diambil maksimal 7x24 jam sebelum keberangkatan.

Syarat tersebut berlaku untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara.

Sementara untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat dan laut, maka wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang diambil paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Pelaku perjalanan juga diwajibkan untuk mengisi electronic-Healts Access Card (e-HAC).

Syarat RT-PCR dan rapid test antigen tidak diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Jika di daerah asalnya tidak ada fasilitas RT-PCR, maka para pelaku perjalanan bisa melakukan rapid test antigen di Bali ketika kedatangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Selain itu, para pelaku perjalanan juga wajib mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer.

Baca juga: Terkenal Enak, 7 Kuliner Malam di Solo yang Legendaris Ini Harus Kamu Coba

Baca juga: Semua Penerbangan di Bandara Dallas Ditunda Akibat Stafnya Dinyatakan Positif Covid-19

Baca juga: Hotel Bintang 4 di Palembang untuk Staycation, Harga Inap Mulai Rp 300 Ribuan

Baca juga: 5 Makanan yang Biasa Disajikan saat Tahun Baru Ini Dianggap Simbol Keberuntungan

Baca juga: 5 Kuliner Legendaris di Jogja yang Cocok Disantap saat Makan Malam

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Naik Pesawat ke Bali Wajib Tes PCR hingga 8 Januari 2021.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved