Breaking News:

Protokol Kesehatan Bagi Traveler yang Ingin Menyelam di Masa Pandemi, Pastikan Diri Sehat

Maka, sebelum mengepak pakaian dan berangkat ke sana, simak dulu protokol wisata selam dari Kemenparekraf ini:

Gambar oleh FIRST online dari Pixabay
Ilustrasi diver yang hendak menyelam 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi Covid-19 mengubah segalanya.

Delapan bulan pandemi berjalan, masyarakat tak bisa bepergian dengan leluasa karena khawatir tertular atau membawa virus corona 2.

Khusus bagi pencinta diving masalahnya lebih rumit lagi, karena kegiatan ini bergantung sekali dengan alat bantu pernapasan.

Snorkel dan regulator, yang merupakan bagian dari peranti pernapasan, memiliki bagian yang harus dimasukkan ke mulut penggunanya.

Dengan sifat virus SARS-CoV-2 yang masuk lewat sistem pernapasan atas, maka kegiatan wisata selam memiliki risiko penularan yang cukup tinggi. Karena itu  jenis wisata ini masih belum beroperasi secara penuh.

Hanya saja, penantian para diver itu sepertinya akan berakhir, sebab Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menerbitkan protokol kegiatan wisata selam, yang akan menjamin kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan bagi semua pemangku kepentingan, termasuk konsumen.

Dengan terbitnya protokol itu, operator kegiatan wisata selam memiliki panduan untuk menyelenggarakan usaha wisata yang higienis, aman dari penularan penyakit, dan tentunya memberi rasa tenang bagi konsumen.

Namun, protokol itu akan efektif bila ada kerja sama dari pihak konsumen, alias para wisatawan yang akan kembali menyelam itu.

Maka, sebelum mengepak pakaian dan berangkat ke sana, simak dulu protokol wisata selam dari Kemenparekraf ini:

Sehat

Aturan pertama dan paling penting dalam protokol ini adalah, hanya individu dalam kondisi sehat yang boleh beraktivitas di area usaha wisata selam.

Aturan ini tidak hanya berlaku bagi calon wisatawan, tetapi juga kepada karyawan di tempat wisata itu.

Pelanggan dan wisatawan selam wajib mengisi formulir diver medical clearance khusus untuk penyelaman, yang mengacu kepada Divers Alert Network (DAN) atau lembaga lainnya.

Scuba Diving
Scuba Diving (Gambar oleh David Mark¬†dari¬†Pixabay )

Selain itu diver harus mengisi formulir Self Assessment risiko Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, sebelum melakukan penyelaman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved