Breaking News:

Mencoba Sensasi Makan Gurita Hidup Khas Korea Selatan, Begini Cara Menikmatinya

Gurita ini memiliki bentuk kecil berlengan panjang, serta hidup di pesisir laut sekitar Korea, Jepang, dan China.

Gambar oleh byungjo yoon dari Pixabay
Sannakji, kuliner esktrem khas Korea Selatan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bagi kamu kerap nonton Drama Korea, sannakji ini pasti tidak asing lagi di telinga.

Sannakji adalah nama makanan berupa hidangan gurita jenis Octopus minor atau nakji ("bayi gurita").

Gurita ini memiliki bentuk kecil berlengan panjang, serta hidup di pesisir laut sekitar Korea, Jepang, dan China.

Makanan khas Korea ini biasanya dibumbui dengan wijen dan minyak wijen.

Ada beberapa restoran yang menyajikan Sannakji hanya dengan meletakkannya di piring dengan sisa-sisa air garam dan melengkapinya dengan saus terpisah.

Namun, ada pula yang menyajikannya di atas sayuran rebus di dalam panci.

Orang Korea percaya menyantap gurita hidup dapat menambah kekuatan dan menjaga stamina tubuh.

Oleh karena itu petarung tradisional Kendo gemar menyantap sannakji untuk tetap menjaga agar fisik tetap terjaga.

Kendo sendiri merupakan jenis olahraga yang terkenal menuntut kekuatan dan konsentrasi tinggi.

Biasanya mereka menyantap gurita utuh yang masih hidup.

Untuk menyajikan makanan ini, gurita kecil yang masih hidup tinggal dipotong-potong lalu dibubuhi wijen, serutan daun bawang, dan saus ringan.

Karena gurita tersebut masih hidup, saat disajikan diatas tentakelnya masih aktif bergerak.

Kadang sannakji juga disajikan utuh, terutama jika ukuran guritanya tidak terlalu besar.

Sannakji biasanya disajikan di restoran-restoran Korea yang menyediakan makanan laut.

Tetapi kadang juga tersedia di bar-bar, disajikan sebagai makanan pendamping minuman beralkohol seperti soju (arak khas Korea).

Meskipun bagi orang asing makanan ini dianggap ekstrem, tetapi bagi orang Korea sendiri makanan ini dianggap lezat dan tidak terlalu aneh.

Hal yang menakutkan dari Sannakji adalah jika salah dalam melakukan teknik makan, gurita tersebut bisa membayakan nyawa.

Tak hanya asal makan, memakan gurita yang masih kenyal tersebut tentunya berbeda dengan makan makanan biasa.

Satu kewajiban dalam mengonsumsi Sannakji adalah seseorang harus mengunyahnya lebih lama daripada ketika makan makanan biasa.

Pemakan sannakji beresiko tersedak dan paling fatal meninggal karena kesulitan bernafas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved