Fakta Unik Katsu Ika Odori Don, Sajian Gurita ala Jepang yang Menari-nari saat Disantap

Jepang memang dikenal dengan sajian seafood alias boga baharinya.Tak melulu dimasak, seafood di Jepang kerap disajikan secara mentah.

Youtube
Katsu Ika Odori Don 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jepang memang dikenal dengan sajian seafood alias boga baharinya.

Tak melulu dimasak, seafood di Jepang kerap disajikan secara mentah.

Itu bisa dilihat dari sajian sashimi.

Berbeda dari sashimi yang berupa irisan daging seafood mentah, ada sajian seafood mentah lain yang tak sekedar potongan daging.

Namun, itu sajian yang berupa badan makhluk laut yang bergerak-gerak saat disajikan.

Bagi orang Jepang, memakan hidangan mentah yang masih bergerak-gerak ini menjadi seni tersendiri.

Namanya, odorigui.

Melansir dari laman wikipedia, odorigui secara harfiah berarti 'makanan menari' dan merupakan seni memakan makanan laut secara mentah tapi bahannya masih bergerak-gerak.

Meski masih bisa bergerak-gerak, tapi kita tidak memakannya hidup-hidup.

Biasanya jenis makanan laut yang dipakai dalam odorigui adalah gurita dan cumi-cumi.

Satu di antara jenis makanan yang disajikan a la Odorigui adalah Katsu ika odori don.

Katsu ika odori don berarti 'nasi mangkuk dengan gurita menari'.

Melansir laman Trip Savvy, sajian Katsu ika odori don dapat dengan mudah ditemukan di Prefektur Aomori dan Hakodate.

Katsu ika odori don juga bisa dinikmati sepanjang tahun di kota-kota yang berada di kedua prefektur tersebut.

Kamu juga bisa melihat sekilas tentang sajian ini lewat video yang diunggah oleh akun YouTube, KamedaFamily berikut.

Meski terlihat unik, tak sedikit orang menganggap sajian ini tampak mengerikan.

Karena masih bergerak-gerak itulah, banyak orang yang mengira gurita ini masih hidup dan merasa kesakitan di atas mangkuk nasi.

TONTON JUGA

Namun, kamu jangan ikut-ikutan paranoid, sebab ada alasan di balik masih bergeraknya tubuh gurita tersebut.

Sebenarnya bagian kepala gurita sudah dihilangkan, sehingga hewan ini tak lagi memiliki otak saat disajikan dan secara teknis telah mati.

Karena masih sangat segar, sel-sel otot di tentakel dan sebagian badan gurita itu masih bisa bekerja.

Sehingga saat dituangi kecap di atasnya, kandungan garam dalam kecap menyebabkan otot gurita mengalami kejang dan bergerak-gerak.

Itulah yang menyebabkan gurita tersebut seperti sedang menari-nari di atas mangkuk nasi.

Nah, bagaimana menurutmu, mau mencicipi katsu ika odori don?

 Bukannya di Rumah, Pria Jepang yang Positif Virus Corona Malah Pergi ke Bar

 Dawn Ver Beta, Kafe di Jepang yang Pekerjakan Difabel sebagai Pramusaji

 Fakta Unik di Balik Kebiasaan Orang Jepang Suka Pakai Masker, Bukan Karena Takut Virus

 37 Negara Bebas Visa Bagi Warga Negara Indonesia, Jepang Terapkan Visa Bebas Bersyarat

 Viral di Medsos, Kota di Jepang Ini Diguyur Hujan Berwarna Hitam

TribunTravel/Rizki A Tiara

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved