Breaking News:

Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Museum Nasional, Terbesar di Asia Tenggara dengan Koleksi Mencapai 141.000

Menilik sejarah pembangunan Museum Nasioanl, museum terbesar di Asia Tenggara yang cocok dikunjungi saat libur Hari Kemerdekaan.

KOMPAS.com/ZICO NURRASHID
Museum Nasional atau lebih dikenal dengan Museum Gajah di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Museum Nasional atau Museum Gajah adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusat.

Museum ini menyimpan benda-benda bersejarah asli nusantara, mulai dari arkeologi, sejarah, etnografi, hingga geografi.

Dilansir dari laman Bobo.grid.id, Selasa (11/8/2020), Museum Nasional didirikan pada 24 April 1778, itu tandanya Museum Nasional sudah berusia 242 tahun di tahun 2020 ini.

Pada saat itu para ilmuwan Belanda yang ada di Batavia mempunyai organisasi bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.

Harga Tiket Masuk dan Akses Menuju Museum Sumpah Pemuda

Organisasi itulah yang mencetuskan pembuatan museum ini.

Pada tahun 1862 mulai dibangun gedung Museum Nasional, barulah pada tahun 1858 museum ini dibuka untuk umum.

Museum Nasional saat itu masih di bawah pengurusan Belanda dan baru diserahkan pada bangsa Indonesia pada 17 September 1962.

Setelah diserahkan pada Indonesia, namanya diubah menjadi Museum Nasional.

Meski begitu, banyak orang yang mengenal museum ini dengan nama Museum Gajah atau Gedung Gajah.

Hal ini karena di halaman depan museum terdapat arca gajah perunggu yang merupakan hadiah dari Raja Thailand bernama Chulalongkorn.

Tujuan didirikannya museum ini adalah sebagai pusat penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kebudayaan.

Kemudian museum ini juga berfungsi sebagai pusat edukatif yang bersifat kebudayaan dan juga sebagai tempat rekreasi.

Perlu diketahui, Museum Nasional adalah museum terbesar yang ada di Asia Tenggara dengan jumlah koleksi mencapai 141.000.

Protokol Kesehatan Museum Nasional

Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia, kamu bisa mengisi waktu liburan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata bersejarah, satu di anataranya adalah Museum Nasional ini.

Namun sebelum berkunjung ke Museum Nasional, ada sejumlah ketentuan bagi wisatawan yang wajib dipenuhi selama era new normal.

Dikutip dari Kompas.com, seluruh pengunjung Museum Nasional wajib mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di museum meliputi:

  1. Pengunjung museum harus dalam kondisi sehat, apabila terjadi gejala tidak sehat (flu, batuk, demam di atas 37,3° C) maka tidak diperkenankan masuk museum
  2. Setiap pengunjung wajib menggunakan masker, mencuci tangan, serta mengikuti pengukuran suhu tubuh oleh petugas sebelum memasuki ruang museum
  3. Melakukan pembelian tiket masuk secara langsung di tempat penjualan tiket dengan tertib dan menempatkan diri sesuai papan petunjuk
  4. Menjaga jarak antar pengunjung dan atau dengan petugas museum minimal 1 (satu) meter
  5. Batas waktu berkunjung di museum maksimal 90 (sembilan puluh) menit apabila terjadi antrean pengunjung
  6. Kunjungan rombongan maksimal 25 (dua puluh lima) orang untuk setiap sesi masuk, dan apabila lebih harap antre untuk sesi berikutnya
  7. Pengunjung dilarang menyentuh koleksi dan properti lain yang tidak diperlukan bagi pengunjung
  8. Masuk dan keluar museum pengunjung harus mengikuti petunjuk rambu alur pengunjung yang telah disediakan.

Informasi Harga Tiket Masuk Museum Sampoerna dan Koleksi Menariknya

Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jakarta, Tempat Wisata Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Museum Buffalo Soldiers Alami Vandalisme dari Orang yang Tidak Bertanggung Jawab

Jelajah Museum Ganesya di Malang, Ada Boneka Santet hingga Peninggalan Majapahit

Melihat Sejarah Museum Sumpah Pemuda yang Sempat Dijadikan Toko Bunga

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved