Museum Buffalo Soldiers Alami Vandalisme dari Orang yang Tidak Bertanggung Jawab

Vandalisme di Museum Nasional Buffalo Soldiers itu pun ditemukan oleh warga yang tinggal dekat museum dan melaporkannya ke polisi.

Instagram/buffalosoldiermuseum
Bagian dari Buffalo Army Museum yang terkena vandalisme 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah museum di Houston untuk menghormati Buffalo Soldiers mengalami vandalisme dengan dicoreti grafiti.

Dilansir oleh TribunTravel dari sfgate.com, bagian dinding luar museum tersebut dicoreti dengan tulisan " Sucks Democratic Party" dengan simbol swastika.

Vandalisme di Museum Nasional Buffalo Soldiers itu pun ditemukan oleh warga yang tinggal dekat museum dan melaporkannya ke polisi.

Insiden itu terjadi antara hari Senin atau Selasa, di mana hingga saat ini museum telah ditutup karena pandemi COVID-19.

TONTON JUGA

Uji Coba Pembukaan, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Dikunjungi Puluhan Wisatawan

Dalam sebuah postingan di Facebook, CEO museum, Desmond Bertrand-Pitts mengatakan dinding museum dicat semprot dan ditulisi "Sucks Democratic Party" dan simbol swastika sebelum kalimat tersebut.

"Selama 19 tahun kami telah mendidik Houston, masyarakat sekitar dan dunia dengan kisah-kisah pria dan wanita Afrika-Amerika yang mengorbankan hidup mereka untuk membela Amerika," kata Bertrand-Pitts, yang kakeknya mendirikan museum. tersebut.

Betrand-Pitts berharap adalah orang-orang yang tidak bertanggungjawab melakukan tindakan ini ditangkap.

Buffalo Soldiers adalah resimen pertama dari tentara kulit hitam yang diizinkan untuk melayani selama masa damai.

Tentara ini didirikan pada 1866 dan sering diberikan seragam dan peralatan yang lebih buruk daripada unit lain.

Tidak hanya itu, tentara-tentara ini juga sering menghadapi diskriminasi di banyak kota yang mereka lindungi.

Para prajurit dari Buffalo Soldier berasal dari berbagai kalangan, termasuk mantan budak dan veteran yang bertugas dalam Perang Sipil.

Namun, karena dedikasinya yang tinggi, setidaknya terdapat 16 tentara yang mendapatkan Medali Penghormatan.

Koleksi Mahal Replika Kastil Cinderella di Museum Shanghai Rusak Karena 2 Bocah

Museum Benteng Vredeburg di Jogja Buka Kembali Mulai 28 Juli, Pengunjung Dibatasi

Jelajah Museum Ganesya di Malang, Ada Boneka Santet hingga Peninggalan Majapahit

Anak-anak Bermain di Museum Pecahkan Patung Kastil Kaca Terbesar di Dunia

7 Tempat Wisata di Kota Batu yang Sudah Dibuka Kembali Untuk Kunjungan Wisatawan, Ada Museum Angkut

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved