Wisata Gunung Rinjani Akan Buka Secara Bertahap Mulai 7 Juli 2020, Kuota Dibatasi

Pada 7 Juli 2020, pihak TNGR akan mengumumkan jenis wisata yang akan dibuka pada tahap pertama ini.

unsplash.com/@verstuyftj
Gunung Rinjani, Lombok, NTB 

TRIBUNTRAVEL.COM - Wisata di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan dibuka kembali secara bertahap pada 7 Juli 2020 mendatang.

Diumumkan melalui akun Instagram @gunungrinjani_nationalpark, nantinya akan ada sosialisasi dan edukasi protokol normal baru untuk wisata di Gunung Rinjani.

Sosialisasi dan edukasi ini dilakukan secara offline dan online pada periode 27 Juni hingga 6 Juli 2020.

Tidak hanya itu, pada peride tersebut juga akan dilakukan simulai SOP pelayanan pengunjung dan pendaki di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Setelah itu, pada 7 Juli 2020, pihak TNGR akan mengumumkan jenis wisata yang akan dibuka pada tahap pertama ini.

29 Kawasan Wisata Alam yang Siap Dibuka, Ada Kepulauan Seribu hingga Gunung Rinjani

Di Taman Nasional Gunung Rinjani sendiri terdapat dua kategori wisata, yakni non-pendakian yakni hiking tanpa camping dengan durasi maksimal 1 hari dengan risiko rendah.

Destinasi wisata yang masuk dalam kategori ini yaitu:

a. Joben Eco Park di destinasi Otak Kokoq Joben (edukasi, hiking)
b. Air Terjun Mangkusakti (mandi, hiking)
c. Air Terjun Jeruk Manis (hiking)
d. Air panas Sebau (berobat, hiking)
e. Telaga Biru di Perian (hiking)
f. Bukit Telaga (paralayang)
g. Gunung Kukus (hiking)
h. Propok (on progress) (hiking tanpa camping)
i. Paket bird watching, wildlife watching, panorama walk, dll (on progress)

Sedangkan yang kedua adalah kategori pendakian atau trekking dengan durasi wisata lebih dari 1 hari dan melakukan camping dan memiliki risiko tinggi

Jenisnya kegiatan kategori hiking adalah:

a. Pendakian Senaru - Danau Segara Anak
b. Pendakian Sembalun - Puncak - Danau Segara Anak
c. Pendakian Timbanuh - Pelawangan Timbanuh
d. Pendakian Aikberik - Pelawangan Aikberik
e. Pendakian Torean (untuk kegiatan/upacara tradisional dan akan diresmikan)
f. Pendakian Savana Propok

Pada 7 Juli, pihak pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani akan akan mengumumkan destinasi mana saja yang akan dibuka.

Hal ini tentunya sesuai dengan arahan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Gugus Tugas Covid-19, dan juga memperhatikan masukan-masukan dari para pelaku wisata lainnya.

Sejauh ini, TNGR telah merevisi dan membuat SOP serta berupaya membenahi semua obyek wisata yang ada di kawasan TNGR agar siap untuk menghadapi pembukaan New Normal di masa Pandemi.

Pada tahap awal pembukaan wisata Gunung Rinjani ini wisata yang diperbolehkan adalah one day trip dan tidak boleh menginap.

Protokol New Normal Pendakian Gunung Rinjani, Ada Jalur Pendakian Baru

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Masih Ditutup, TNGR Blacklist Pendaki Ilegal

Serunya Tur Virtual di Lombok, Bisa Menjelajah Air Terjun Mangku Sakti hingga Gunung Rinjani

Semeru hingga Rinjani, 8 Taman Nasional di Jawa dan Nusa Tenggara Ini Ditutup Sementara

Terhitung 1 Januari 2020, Semua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Selama 3 Bulan

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved