Breaking News:

Menelusuri Pesona Subak Jatiluwih Bali, Warisan Budaya Dunia UNESCO dengan Filosofi Tri Hita Karana

Subak Jatiluwih di Bali merupakan kawasan persawahanan hijau bertingkat-tingkat yang memiliki predikat Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Tangkap Layar Youtube Rio Lecatompessy
Subak Jatiluwih, Tabanan, Bali. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Subak Jatiluwih merupakan sebuah kawasan persawahan yang luas di Desa Jatiluwih.

Desa Jatiluwih sendiri adalah desa wisata yang terletak di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan Bali.

Terkenal dengan pesona keindahan alam persawahan berundak-undak, Subak Jatiluwih ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada tahun 2012.

Tak sebentar, perjalanan menjadikan Subak Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia pun telah dimulai sejak tahun 2003.

Di Bali Kunjungan Obama ke Jatiluwih, Inilah Kelebihan Sawah Ini Ketimbang Lainnya

Melansir Kompas.com, I Gde Pitana, Eks Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata mengatakan bahwa ada 4 unsur penting yang menjadikan Subak Jatiluwih memiliki predikat warisan budaya dunia UNESCO.

Pertama, Subak Jatiluwih terbilang masih asli dan asri jika dibandingkan dengan subak lain di Bali yang telah banyak dibatasi taman beton (bangunan).

Kedua, varietas padi yang ditanam di Subak Jatiluwih adalah varietas lokal, yakni padi bali merah.

Ketiga, secara estetika pemandangan Subak Jatiluwih juga terlihat indah dan eksotis.

Terakhir, Subak Jatiluwih masih mengikuti aturan tradisional dalam melestarikannya.

Subak sendiri merupakan sebuah sistem irigasi pertanian dari Bali yang erat kaitannya dengan budaya dan sistem kepercayaan masyarakat setempat.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: ronnaqrtayn
Editor: ronnaqrtayn
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved