Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Terbang ke Bali dari Berbagai Maskapai

Maskapai penerbangan tersebut, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, dan AirAsia Indonesia.

INSTAGRAM/@kemenpar
Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Unggasan, Jimbaran, Bali. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berbagai maskapai penerbangan di Indonesia telah kembali melayani perjalanan ke Bali.

Maskapai penerbangan tersebut, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, dan AirAsia Indonesia.

Kembalinya jadwal penerbangan menuju ke Bali, dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dengan demikian, penumpang yang melakukan perjalanan ke Bali harus melengkapi dokumen persyaratannya.

 Bulan Depan, Pariwisata Bali Akan Dibuka untuk Wisatawan Lokal

TribunTravel merangkum dokumen dan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh penumpang di berbagai maskapai penerbangan, berikut rinciannya.

Garuda Indonesia

Mengutip situs resmi Garuda Indonesia, berikut syarat dan dokumen yang harus dilengkapi:

  1. Surat Kesehatan dengan hasil tes PCR/Swab negatif.
  2. Formulir Kewaspadaan Kesehatan Provinsi Bali yang bisa diunduh di sini.
  3. Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC) yang bisa unduh di ponsel Android. Jika tidak memilikinya, Kartu Kewaspadaan Kesehatan akan diberikan di bandara keberangkatan, atau di pesawat sebelum mendarat. Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik berfungsi untuk memudahkan dan menghindari antrean.

Untuk Surat Kesehatan dengan hasil tes PCR/Swab negatif, surat berlaku maksimal tujuh hari setelah dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan.

Selain persyaratan tersebut, mungkin kamu akan melalui pemeriksaan tambahan dari otoritas setempat, atau mengisi surat pernyataan lain sesuai dengan ketentuan otoritas setempat.

Lion Air dan Batik Air

Kedatangan dari luar kota/ daerah Bali melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Badung (DPS), wajib:

  • Menunjukkan hasil tes PCR Covid-19 negatif masa berlaku 7 hari (bukan Rapid Test Covid-19),
  • Mengisi formulir di sini.

Ketentuan WAJIB yang lain:

  1. Tiba lebih awal 4 jam sebelum keberangkatan. Penerbangan Lion Air Group domestik tetap di Terminal 2E dan internasional di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Bandar udara lainnya yang beroperasi tetap di terminal yang sama.
  2. Menunjukkan kartu identitas diri yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya).
  3. Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan saat kedatangan serta keluar dari bandar udara.
  4. Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembunuh kuman (hand sanitizer).
  5. Mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) selama di terminal bandar udara.
  6. Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat.
  7. Mengikuti petunjuk awak pesawat.
  8. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) yang dapat diakses (download) melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia (Android) atau //sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

Sriwijaya Air

Setiap penumpang harus memenuhi persyaratam kesehatan dan harus memiliki surat keterangan sehat baik untuk pulang yang diperoleh dari rumah sakit, puskesmas, atau klinik.

Berikut ini adalah salah satu dari beberapa surat yang direkomendasikan:

  • Identitas diri yaitu KTP, SIM, Paspor atau tanda pengenal lain yang sah
  • Surat jawaban tes PCR, dengan hasil non reaktif atau negatif pada periode maksimal tujuh hari sebelum disetujui
  • Surat Jawab bebas pertanyaan seperti influenza untuk daerah yang tidak memiliki fasilitas PCR Test atau Rapid Test

Pemeriksaan sebelum persiapan

  • Setiap calon penumpang Sriwijaya Air wajib datang lebih awal minimal tiga jam sebelum dibawa dengan membawa dokumen perjalanan asli untuk verifikasi data.
  • Sriwijaya Air tidak bertanggung jawab atas masalah atau kekurangan dokumen persyaratan dan berhak atas persetujuan penerbangan
  • Tiket yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Sriwijaya Air
  • Calon penumpang wajib mengunduh aplikasi Peduli Lindungi

Untuk informasi lebih lengkap tentang situs resmi Sriwijaya Air.

AirAsia Indonesia

Calon penumpang yang akan melakukan perjalanan domestik menuju Bali harus dapat menunjukkan persyaratan berikut:

  1. Identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah)

  2. Wajib menunjukkan hasil tes PCR (bukan rapid Test) dengan hasil negatif 

  3. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia (Android) atau //sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.
  4. Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler (App Store | Play Store).

  5. Mengisi formulir https://cekdiri.baliprov.go.id/ 

 Bulan Depan, Pariwisata Bali Akan Dibuka untuk Wisatawan Lokal

 Buka Kembali Mulai Juli 2020, Pariwisata Bali Terbatas untuk Wisatawan Lokal

 Daftar Penerbangan Garuda Indonesia ke Jawa dan Bali Selama Juni 2020

 Viral Video Kelakuan Buruk Turis Workout Squat di Dekat Warga Bali yang Sedang Jalankan Tradisi

 Kiat Mengolah Ayam Betutu, Kuliner Khas Bali yang Sering Buat Turis Asing Penasaran

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved