Breaking News:

8 Hal yang Perlu Diperhatikan Penumpang Kereta di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Selama era adapatasi kebiasan baru, ada 8 hal yang harus diperhatikan oleh seluruh penumpang kereta api.

Instagram/ @ilhamraihanarr_
Rangkaian gerbong Kereta Api Argo Wilis 

TRIBUNTRAVEL.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai mengoperasikan kembali kereta api (KA) reguler pada 12 Juni 2020.

KA reguler tersebut terdiri dari perjalanan KA jarak jauh dan KA lokal.

Bagi traveler yang sudah merencanakan perjalanan dengan KA reguler, ada sejumlah hal yang patut kalian simak terlebih dahulu.

Dirangkum TribunTravel dari akun Instagram @kai121_, berikut ini 8 hal yang perlu diperhatikan saat naik kereta api saat masa adaptasi kebiasaan baru:

1. Transaksi melalui aplikasi KAI Access

Calon penumpang diimbau untuk manfaatkan aplikasi KAI Access untuk melakukan transaksi pembelian tiket dengan metode non tunai.

Mulai 12 Juni 2020 KAI Kembali Operasikan Layanan Kereta Api Reguler, Berikut Daftarnya

Hal ini bertujuan untuk mengurangi kontak fisik dan risiko penularan covid-19.

2. Pakai alat pelindung diri standar

Masker dan face shield adalah alat pelindung diri yang wajib dikenakan saat berada di area stasiun maupun di dalam kereta.

Penumpang juga bisa melengkapi alat pelindung diri dengan mengenakan sarung tangan.

Khusus penumpang infant (anak-anak usia di bawah 3 tahun) diwajibkan membawa face shield sendiri.

3. Gunakan baju lengan panjang

Penumpang diimbau untuk mengenakan baju lengan panjang atau jaket.

Hal ini untuk mencegah kontak fisik saat tidak sengaja bersentuhan dengan orang lain.

Selain itu, penumpang juga diminya untuk langsung ganti baju dan mandi sesampainya di rumah.

4. Unduh dan aktifkan aplikasi PeduliLindungi

PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran covid-19.

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penulusan riwayat kontak dengan penderita covid-19 dapat dilakukan.

Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah.

5. Tidak berbicara baik langsung maupun lewat telepon

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved